Polisi Ciamis Amankan Miras Oplosan yang Akan Dijual Saat Malam Takbiran, 2 Peraciknya Ditangkap

Polisi Ciamis amankan miras oplosan yang akan dijual saat malam takbiran. Dua peraciknya ikut ditangkap.

Polisi Ciamis Amankan Miras Oplosan yang Akan Dijual Saat Malam Takbiran, 2 Peraciknya Ditangkap
Tribun Jabar/Andri M Dani
Menjelang liburan Lebaran 2019 jajaran Satnarkoba Polres Ciamis menyita puluhan liter ciu dan ratusan botol miras dari berbagai merek yang diduga stok malam takbiran. Diamankan juga dua tersangka peracik dan pengedar miras oplosan ciu dan 4 tersangka penggunaan obat terlarang (psikotropika). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Menjelang liburan Lebaran 2019 jajaran Satnarkoba Polres Ciamis mengamankan 2 tersangka peracik dan penjual miras oplosan berupa ciu yang diduga untuk stok malam takbiran.

Polisi juga mengamankan empat tersangka pengguna obat psikotropika di Sindangkasih. Keempatnya berasal dari Tasikmalaya.

Menurut Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso yang didampingi Kasatnarkoba AKP Darli dan Kasubag Humas, Iptu Hj Iis Yeni kedua tersangka peracik dan pengedar miras oplosan berupa ciu tersebut masing-masing IW (31) asal Sukahurip, Windu Raja, Ciamis, dan DS (40) warga Dusun/Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Keduanya diamankan pada hari yang sama dan tempat terpisah.

Tersangka DS diamankan di kios di Blok Nanjungsari yang biasa dijadikan tempat pederan miras. Petugas mengamankan 5 botol berisi ciu. DS mendapatkan miras oplosan tersebut dari H asal Jatibarang yang saat ini masih diburu.

Tersangka IW diamankan di kios di bekas terminal lama samping Alun-Alun Kawali. Petugas mengamankan satu jeriken berisi 20 liter ciu serta 6 kantong pelastik berisi ciu.

Ciu dalam kemasan tersebut siap jual. Tersangka IW mendapatkan bahan baku untuk pembuatan miras oplosan tersebut dari Im asal Slawi yang masih DPO (buron).

Kedua tersangka menurut Kapolres AKBP Bismo Teguh Prakoso dijerat ketentuan pasal  204 ayat (1) KUHP jo pasal 62 ayat (1) UU RI No 08 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 2 milyar.

Selain itu dalam razia yang dilakukan Satnarkoba Polres Ciamis juga berhasil mengamankan 700 botol miras dari berbagai merek.

Menurut Kapolres ratusan botol miras tersebut diduga stok Lebaran yang akan diedarkan pada malam takbiran.

Sedangkan 4 tersangka penyalahgunaan obat terlarang masing-masing JN (28) dan GG (30) asal Cipedes Tasikmalaya diamankan di Terminal Sindangkasih dengan barang bukti 11 butir obat mertopam.

Tersangka HS dan TM asal Tasikmalaya yang dicokok petugas malam hari di Taman Raflesia Alun-alun Ciamis dengan barang bukti berupa 4 butir pil psikotropika juga jenis metropam.

Ke-4 tersangka pengguna obat psikotropika tersebut dijerat ketentuan pasal 62 UU No 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman 5 tahun penjara.

MIRIP Sinetron, Pemuda Ciamis Ini Hamili Gadis yang Ternyata Adik Kandungnya, Kenalan via Facebook

Tiga Bus AKDP di Terminal Ciamis Tak Laik Jalan, Penumpang Langsung Diturunkan

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved