Pesbukers Lagi-lagi Kena Semprit, Ini Daftar Adegan yang Dinilai Kurang Pantas

Pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa penghentian tayang jika pihak program TV itu mengabaikan peringatan dari KPI.

Pesbukers Ramadan 

“Maaf gesekan Anda terlalu kencang,” kata Raffi Ahmad.

Terkait hal ini pula, MUI menilai tak ada pembenahan atas konten dari program tersebut.

Menanggapi pernyataan MUI, pihak ANTV mengaku, belum menerima secara resmi keterangan dari MUI.

"Kami belum bisa komentar apa-apa. Karena secara resmi kami belum terima karena masih di media, ya," kata Manager Corporate Communication ANTV Ichwan Murni, dikutip dari Kompas.

Ia mengaku, meskipun pihaknya sudah tau lewat berita di media massa, tapi memerlukan larangan resmi tersebut.

"Kami harus secara formal melihat yang dilarang itu seperti apa," ujarnya.

Di sisi lain Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) Pusat telah megeluarkan pernyataan resmi terkait program variety show Ramadhan.

KPI menegaskan, agar program Ramadhan itu mengehantikan goyangan tak pantas dan adegan bullying.

Pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa penghentian tayang jika pihak program TV itu mengabaikan peringatan dari KPI.

"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta seluruh tayangan program siaran variety show segera menghilangkan seluruh muatan yang tidak pantas diantaranya goyangan dan bullying yang dapat mengganggu kekhusyuan ibadah puasa Ramadhan 1440 H/2019

KPI menegaskan akan memberi sanksi berat jika permintaan di atas tak indahkan oleh lembaga penyiaran diantaranya sanksi penghentian terhadap program siaran yang dimaksud," bunyi keterangan KPI Pusat melalui Instagram.

Selain Sahurnya Pesbukers, program lain yang juga masuk daftar KPI adalah Saur Seger (Trans7) dan Gado-Gado Sahur (Trans TV).

KPI pun mengucapkan terima kasih kepada MUI yang telah memberikan masukan terhadap tayangan tersebut.

“Kami berterimakasih kepada MUI yang telah memberi kami masukan untuk mengambil tindakan terhadap tayangan yang dimaksud. Kami pun telah menemukan hal-hal yang tidak pantas ditayangkan dalam siaran tersebut dan untuk itu kami telah mengambil tindakan untuk program tersebut,” kata Nuning Rodyah, anggota KPI Pusat melalui laman resmi KPI.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved