Memasuki Arus Mudik Lebaran, Jalur Pantura Mulai 'Dijamuri' Warung-Warung Dadakan

Memanfaatkan moment arus mudik Lebaran 2019, Sukma mendirikan sebuah warung dadakan di pinggir jalan yang biasa dilalui pemudik.

Memasuki Arus Mudik Lebaran, Jalur Pantura Mulai 'Dijamuri' Warung-Warung Dadakan
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Sukma asal Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu mendirikan warung bakso dadakan di Jalur Pantura, Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Moment arus mudik Lebaran 2019 tampaknya menjadi berkah tersendiri bagi warga di sekitaran ruas Jalan Pantura Indramayu.

Sejumlah warga berusaha mengais rejezi selama arus mudik Lebaran 2019

Sukma, misalnya, warga Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Memanfaatkan moment arus mudik Lebaran 2019, Sukma mendirikan sebuah warung dadakan di pinggir jalan yang biasa dilalui pemudik.

"Sudah biasa tiap tahun pas arus mudik selalu jualan di pinggir jalan," ujarnya saat ditemui Tribun Jabar, Kamis (30/5/2019).

Selama Arus Mudik- Balik Lebaran 2019, Jasa Marga Siagakan 6 Ambulans di Jalur Tol Palikanci Cirebon

Kakorlantas Pantau Sistem One Way di GT Cikampek Utama, Pastikan Arus Mudik Lancar

Pantauan Tribun Jabar, Sukma dibantu istri dan saudaranya mendirikan sebuah warung dadakan menggunakan beberapa bilah bambu sebagai penyangga warung.

Setelah penyangga selesai dibuat, warung dadakan itu diatapi dengan sebuah terpal jingga.

Tidak hanya itu, Sukma pun mengalasi warung dadakannya itu menggunakan tikar yang nantinya bisa dipakai para pemudik yang ingin sejenak merebahkan badan.

Sementara itu, diakui Sukma, warung dadakannya tersebut akan ia gunakan untuk berjualan bakso.

"Lumayan jualan di sini. Keuntungan sih tidak tentu tapi rata-rata bisa dapat sampai Rp 200 ribu (per hari)," ujarnya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved