Kalau Mogok, Jakarta-Sragen Bisa Sampai 24 Jam, tapi Naik Vespa Terasa Nyaman

Hal itu diakui seorang pemudik sekaligus anggota club vespa, Topa Andri (25). Menurutnya, solidaritas sesama anggota club vespa

tribunjabar/Handhika Rahman
Topa Andri pemudik asal Kota Jakarta yang hendak mudik ke Kabupaten Sragen Jawa Tengah saat beristirahat di Jalur Pantura Jatibarang-Lohbener Kabupaten Indramayu, Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Menjadi anggota club vespa memiliki cerita tersendiri. Termasuk saat momen-momen lebaran.

Hal itu diakui seorang pemudik sekaligus anggota club vespa, Topa Andri (25). Menurutnya, solidaritas sesama anggota club vespa sangat tinggi.

"Biasanya kita konvoi bareng anak-anak yang lain," ujarnya saat ditemui Tribuncirebon.com saat membetulkan sepeda motor vespa miliknya di Jalur Pantura Jatibarang-Lohbener Kabupaten Indramayu , Kamis (30/5/2019).

Topa Andri mengatakan, saat mudik lebaran apabila ada seorang anggota yang motornya mogok, yang lain pasti ikut berhenti dan membantu membetulkan.

Anggota club vespa biasa membenarkan motornya di jalanan dan jarang dibawa ke bengkel.

Oleh karena itu, bagasi motor vespa miliknya dilengkapi peralatan perbengkelan.

"Ya begini kalau anak vespa, kalau mogok menepi dulu, selesai diperbaiki baru lanjut jalan," kata dia.

AHY Ungkap Kondisi Memilukan SBY Demi Ani Yudhoyono, Rela Tidur di Sofa Kecil Rumah Sakit Tiap Hari

Pada mudik tahun ini ia tidak ikut rombongan bersama anggota vespa lainnya. Ia memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan.

"Anak-anak mungkin nanti malam baru berangkat, soalnya hari ini masih ada yang masuk kerja," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved