Fadli Zon Sebut Eggi Sudjana Fobia Ruang Sempit, Benarkah? Ini Kata Psikiater

Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana, disebut memiliki fobia atau ketakutan berada di ruang sempit.

Fadli Zon Sebut Eggi Sudjana Fobia Ruang Sempit, Benarkah? Ini Kata Psikiater
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Kivlan Zen bersama Eggi Sudjana di sela-sela aksi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) 

Ada yang karena proses belajar di mana orang tersebut pernah mendapatkan pengalaman yang negatif ketika berada di ruang sempit sehingga trauma, dan ada juga yang karena genetik.

“Fobia itu kan bagian dari kecemasan. Jadi orang yang pencemas itu bisa jadi ada bakat bawaan,” ujar Dharmawan.

Terkait Eggi Sudjana, Dharmawan menyebut bahwa apa yang dialami oleh tersangka kasus dugaan makar itu bukan klaustrofobia.

“Ya enggak lah. (Ruangan) 3 x 1,5 meter itu (setara) ruang praktek dokter umum di samping pos hansip,” katanya.

Kalaupun memang benar diduga fobia, dibutuhkan pemenuhan kriteria-kriteria, seperti yang tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) atau Pedoman Praktis Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ) 3, untuk mendiagnosis Eggi Sudjana demikian.

“Ada tidak penghindaran yang hebat? Kalau tidak ada ya namanya perasaan tidak nyaman biasa bukan fobia. (Sebab) fobia itu ada kriterianya,” jelas Dharmawan.

Jika Eggi tidak memenuhi kriteria-kriteria dalam DSM-5 atau PPDGJ 3, maka dia tidak bisa didiagnosis memiliki fobia meskipun merasa tidak nyaman selama berbulan-bulan.

Amien Rais Sudah di Kantor Polisi, Banyak Diam, Diperksai Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana

Berikut adalah tujuh kriteria diagnosis fobia spesifik yang tercantum dalam DSM-5:

1. Ketakutan berlebihan dan tidak masuk akal yang berlangsung terus menerus, biasanya terjadi ketika mendapati atau mengantisipasi obyek atau situasi tertentu yang menjadi pencetus fobianya.

2. Paparan terhadap pencetus fobia hampir selalu menyebabkan respons kecemasan mendadak, yang kemudian bisa menjadi panic attack. Pada anak-anak, kecemasan mungkin ditunjukkan dengan menangis, mengamuk, kedinginan atau melekat erat.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved