Kerusuhan di Jakarta

Satu Perusuh Aksi 22 Mei Berperan Sebagai Eksekutor Tokoh Nasional, Ternyata Mantan Anggota TNI AL

Satu di antara tersangka kepemilikan senjata api ilegal dan diduga akan membunuh empat tokoh nasional, Tajudin alias TJ, berperan sebagai eksekutor.

Satu Perusuh Aksi 22 Mei Berperan Sebagai Eksekutor Tokoh Nasional, Ternyata Mantan Anggota TNI AL
Kompas.com/AFDHALUL IKHSAN
Lokasi bekas domisili tersangka kepemilikan senjata api ilegal, Tajudin alias TJ di Jalan H.M Ashari, RT 05/01, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (29/5/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Satu di antara tersangka kepemilikan senjata api ilegal dan diduga akan membunuh empat tokoh nasional, Tajudin alias TJ, berperan sebagai eksekutor.

Dia memegang senjata api laras pendek dan laras panjang yang diserahkan oleh HK alias Iwan untuk membunuh tokoh nasional.

Belakangan mencuat bahwa TJ merupakan pecatan marinir.

Ia kemudian ditangkap di Parkiran Indomaret, Jalan Raya Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Desa Sentul, Bogor, Jawa Barat, dua hari pasca-kerusuhan unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019.

Kompas.com mencoba menelusuri kebenaran tersebut. Hasilnya, TJ merupakan warga Cibinong di Jalan H.M Ashari, RT 05/01, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Namun, sejak lima tahun belakangan ini, TJ bersama keluarganya tak lagi tinggal di Cibinong. Ia diketahui telah menjual rumahnya.

"Iya kalau administrasi kependudukan masih di sini, KTP, KK masih RT 05/01 bukan tinggal di sini kan rumahnya juga sudah dijual. Sudah lebih dari 5 tahun dia pindah sama keluarganya," kata Ketua RT 05 Sulaeman seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (29/5/2019).

Respons Kapolri Tito Karnavian Soal 6 Orang Meninggal dalam Aksi Massa 22 Mei

Kabar 4 Tokoh Nasional Jadi Target Pembunuhan, Fadli Zon: Jangan Lebay!

Sulaeman mengaku sangat mengenal TJ sejak duduk di bangku sekolah hingga berprofesi sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL).

Saat ditanya mengenai keahlian TJ dalam membuat senpi rakitan laras panjang jenis Majer Cold 22, Sulaeman mengaku tak mengetahui lantaran sudah tidak lagi bertemu dan berkomunikasi seperti dulu.

"Sebetulnya saya sudah lama enggak ketemu dia jadi terakhir memang saya tahu pernah menjadi TNI Angkatan Laut. Nah semenjak dia pindah dari sini saya enggak tahu kegiatanya apa, dia kemana," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved