Komisioner KPU Sebut KPPS Meninggal Tak Hanya Terjadi di Pemilu 2019

Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Viryan Azis, meninggalnya petugas KPPS tidak hanya terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Komisioner KPU Sebut KPPS Meninggal Tak Hanya Terjadi di Pemilu 2019
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU RI, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Selama Pemilu 2019, tercatatat ada 469 penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.

Ratusan penyelenggara pemilu yang meninggal itu meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ).

Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Viryan Azis, meninggalnya petugas KPPS tidak hanya terjadi selama  pelaksanaan Pemilu 2019.

Viryan Azis mengatakan pada pemilu-pemilu sebelumnya, juga ditemui kejadian serupa.

"Kalau pemilu-pemilu sebelumnya coba, dari Pemilu 2004 yang kami ikuti ya, itu selalu ada yang meninggal, yang sakit, selalu ada," kata Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).

Menurut Viryan, kasus meninggalnya petugas KPPS pada pemilu tahun ini lebih menjadi sorotan lantaran KPU lebih responsif dan terbuka.

PKB Jabar Serahkan LHKPN 12 Caleg ke KPU, Mereka Dapat Email dari KPK

Sudah Pelajari Sengketa Pemilu 2019, KPU Siapkan Bukti Kuat Dibawa ke Mahkamah Konstitusi

Ditambah lagi, pemilu kali ini dilakukan secara serentak. Sehingga, setelah pemungutan suara selesai, KPU langsung melakukan pendataan terhadap petugas yang meninggal atau sakit.

Berbeda dengan pemilu sebelumnya, pendataan KPPS yang meninggal atau sakit tidak menjadi sorotan lantaran setelah pemilu legislatif KPU lanjut mempersiapkan pemilu presiden.

"Pemilu-pemilu sebelumnya kan tidak ada pendataan yang sedetail, sekarang itu sebagai bentuk KPU RI sadar dan bertanggung jawab terhadap jajaran ini," ujar Viryan.

"Kalau yang sebelumnya kenapa tidak begitu detail mendata karena langsung lanjut persiapan untuk pilpres," sambungnya.

Pengacara Prabowo-Sandi Hanya 8 Orang, Dikeroyok Pengacara Jokowi-Amin dan KPU 56 Orang

Jumlah penyelenggara pemilu ad hoc meninggal dunia bertambah menjadi 469 orang. Selain itu, sebanyak 4.602 lainnya dilaporkan sakit.

Angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat (10/5/2019).

"Yang meninggal dunia 469, yang sakit 4.602. Total 5.071," kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019).

Penyelenggara yang dimaksud meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU: KPPS Meninggal Bukan Hanya di Pemilu 2019"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved