Sudah Pelajari Sengketa Pemilu 2019, KPU Siapkan Bukti Kuat Dibawa ke Mahkamah Konstitusi

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia ( KPU ) mempersiapkan bukti kuat untuk menghadapi sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sudah Pelajari Sengketa Pemilu 2019, KPU Siapkan Bukti Kuat Dibawa ke Mahkamah Konstitusi
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Gedung KPU Pusat di Jakarta 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia ( KPU ) mempersiapkan bukti kuat untuk menghadapi sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sejauh ini, KPU selesai mempelajari seluruh permohonan sengketa Pemilu 2019 hasil yang diajukan peserta pemilu.

Diperkirakan, dalam beberapa hari ke depan, KPU RI akan berkoordinasi dengan KPU Daerah untuk melengkapi data atau berkas-berkas yang dimohonkan.

"Kami sudah mengumpulkan semua pengacara, kami sudah mempelajari seluruh permohonan," kata Komisioner KPU RI Ilham Saputra di KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Pengumpulan data tersebut seperti TPS mana saja yang dimohonkan, untuk kemudian disiapkan dan dipelajari jawabannya.

KPU juga akan mempersiapkan bukti kuat agar bisa mematahkan seluruh sengketa yang dituduhkan.

Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).
Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). (CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)

"Kita siapkan bukti yang kuat agar di MK nanti proses dinamika persidangannya, seluruh pertanyaannya bisa kita jawab," terang Ilham.

Diketahui, KPU RI telah memilih lima badan konsultan hukum untuk menghadapi proses sengketa hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pemilihan ini ditunjuk lewat proses pelelangan.

Mereka di antaranya, AnP Law Firm, Master Hukum & Co, HICON Law & Policy Strategic, Abshar Kartabrata & Rekan, serta Nurhadi Sigit & Rekan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved