Tim Hukum Jokowi-Maruf Siapkan Bukti untuk Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga di Mahkamah Konstitusi

Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin mulai mengompilasi dokumen-dokumen untuk menghadapi sengketa Pilpres 2019.

Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Wakil Ketua Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin, Arsul Sani, mengatakan dokumen itu yang sedang disiapkan timnya untuk dijadikan alat bukti dalam menghadapi gugatan sengketa Pilpres 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin mulai mengompilasi dokumen-dokumen untuk menghadapi sengketa Pilpres 2019.

Sebelumnya, pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno mengajukan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi ( MK ).

Wakil Ketua Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin, Arsul Sani, mengatakan dokumen itu yang sedang disiapkan timnya untuk dijadikan alat bukti dalam menghadapi gugatan sengketa Pilpres 2019.

"Apa dokumen kepemiluan itu? Kalau dari TPS kita mulai misalnya dengan dokumen c1 kemudian ada DA, ada DC, nah itu kami kompilasi semua," ujar Arsul Sani di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (27/5/2019).

Adapun dalam gugatan yang diajukan Prabowo-Sandiaga, Jokowi-Maruf Amin menjadi pihak terkait. Arsul Sani menyebut sebenarnya tim hukum juga belum mengetahui bukti apa yang akan dibawa dalam persidangan.

Alasannya, gugatan Prabowo-Sandiaga juga belum resmi diregistrasi oleh Mahkamah Konstitusi.

Oleh karena itu, sejauh ini, Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin baru mengompilasi dokumen yang kemungkinan akan menjadi bukti.

Pendukung Prabowo-Sandi Tolak Prabowo Temui Jokowi, Ada 2 Alasan Lebih Penting Ketimbang Silaturahmi

Otto Hasibuan dan Irman Putra Sidin Batal Jadi Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Apa Kata Pengamat?

Arsul mengatakan pihaknya selama ini juga mengikuti proses mengenai daerah mana yang kerap dipersoalkan oleh pihak Prabowo-Sandiaga.

Daerah-daerah itu menjadi salah satu fokus tim hukum untuk mempersiapkan dokumennya.

"Jadi sekarang itu tahapannya mengompilasi dokumen kepemiluan yang kami miliki karena semua data kami miliki dan data kami berbasis dokumen kepemiluan, bukan sms atau whatsapp," ujar Arsul Sani.

Sebelumnya, Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno secara resmi telah mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (24/5/2019) pukul 22.44 WIB.

Mereka mendaftarkan gugatannya sekitar 01.21 jam sebelum pendaftaran ditutup. Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto memimpin pelaporan itu.

Dia memperkenalkan 8 pengacara yang akan membela Prabowo-Sandiaga dalam sidang gugatan hasil Pilpres 2019.

"Ada 8 orang yang jadi lawyer Pak Prabowo-Sandi. Saya sebut ya, Zulfadli, Dorel Aimir, Iskandar Sonhadji, Iwan Satriawan, Lutfhi Yazid, Teuku Nasrullah, Denny Indrayana, dan Bambang Widjajanto," ujar Bambang. (Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin Mulai Siapkan Bukti Untuk Hadapi Gugatan Prabowo di MK"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved