PT KAI Daop 3 Cirebon Siap Masuki Masa Angkutan Lebaran 2019, Ratusan Petugas Disiagakan

PT KAI Daop 3 Cirebon melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2019 di Kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Jl Siliwangi

PT KAI Daop 3 Cirebon Siap Masuki Masa Angkutan Lebaran 2019, Ratusan Petugas Disiagakan
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi (kedua kiri), menyematkan pin kepada perwakilan petugas sebagai tanda dimulainya masa Angkutan Lebaran 2019 dalam Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2019 di Kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Minggu (26/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2019 di Kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Minggu (26/5/2019).

Hal tersebut sebagai tanda dimulainya hari pertama Posko Angkutan Lebaran 2019 dalam rangka melayani masyarakat yang mudik menggunakan kereta api.

Kegiatan itupun tampak diikuti ratusan petugas gabungan yang terlibat pengamanan Angkutan Lebaran di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi, mengatakan, ratusan petugas disiagakan selama masa Angkutan Lebaran 2019 terhitung sejak 26 Mei - 16 Juni 2019.

"Semua petugas itu disiagakan untuk memastikan keamanan perjalanan kereta api," kata Tamsil Nurhamedi saat ditemui usai apel.

Ia mengatakan, PT KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan 150 personel Polsuska akan bertugas di atas kereta api dan stasiun.

Pemudik Bermotor Ini Pulang Lebih Awal, Hindari Macet dan Ingin Lebih Lama di Kampung Halaman

Selain itu, sebanyak 218 personel sekuriti juga disiagakan untuk menjaga setiap stasiun dan aset KAI.

Sedikitnya 96 personel dari tenaga eksternal dari TNI - Polri termasuk 2 ekor anjing pelacak pun disiagakan untuk menjaga stasioner, parkir, dan jalur kereta api.

"Kami juga meningkatkan pengawasan di daerah-daerah yang dianggap rawan sepanjang jalur kereta api," ujar Tamsil Nurhamedi.

Pihaknya juga telah menyiapkan ploting personel termasuk sarana dan prasarananya di sejumlah lokasi.

Di antaranya, menyiagakan 12 tenaga daerah rawan ekstra dan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balas atau kricak, bantalan rel, pasir, dan lainnya.

Penumpang Minta Berhenti Mau Kencing, Sedetik Kemudian Kalungi Pisau ke Leher Driver Ojek Online

Bahkan, tenaga flying gank juga turut disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi terjadinya rintang jalan (rinja) atau kecelakaan kereta api (KKA).

"Kami juga menambah 116 petugas penjaga pelintasan KA sebidang dan 46 petugas pemeriksa jalur," kata Tamsil Nurhamedi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved