Penjual Mi Ayam Buka Suara soal Rekayasa Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur, Ini Penuturannya

Dadan mengatakan, sebelum melakukan olah TKP beberapa aparat kepolisian sempat mendatanginya dan ngobrol santai.

Penjual Mi Ayam Buka Suara soal Rekayasa Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur, Ini Penuturannya
Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Saksi mata penolong istri Ketua KPU, Dadan Bunyamin (49). 

Saat itu, Yanti hanya berdua dengan anaknya. Suaminya, Hilman Wahyudi dalam perjalanan ke rumah.

Karena menunggu kepulangan sang suami, Yanti tidak mengunci pintu rumah.

Yanti mengaku disekap dari belakang oleh dua ornag pria mengenakan penutup wajah.

 VIDEO Yanti Istri Ketua KPU Cianjur Mengaku Merekayasa Tragedi Disekap dan Diikat di Tiang Toren

"Pelakunya dua orang, keduanya memakai penutup muka. Mereka masuk lewat pintu depan, karena saya lupa belum mengunci pintu. Pelaku langsung saja masuk dan menyekap saya dengan mengikat saya dengan tali tambang plastik," ucap Yanti, kepada awak media, Jumat (24/5/2019) dini hari.

Ketika disekap, Yanti mengaku pelaku tersebut meminta dirinya menelepon sang suami.

Setelah disekap, Yanti diseret ke belakang rumah.

Berdasarkan penuturan Dadan Bunyamin (39), pedagang mi ayam yang menjadi saksi kejadian, ia dimintai tolong oleh Hilman Wahyudi.

Hilam Wahyudi yang merupakan tetangganya itu datang sekitar pukul 23.30 WIB.

Ilustrasi penyekapan istri Ketua KPU Cianjur
Ilustrasi penyekapan istri Ketua KPU Cianjur (Kolase (Pixabay dan Tribun Jabar))

"Dengan tergesa ia meminta tolong bahwa istrinya disekap," ucapnya.

Tanpa pikir panjang Dadan langsung meninggalkan gerobak mi ayamnya di pinggir jalan dan langsung mencari warga lain untuk membantu Hilman.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved