Atlet Cantik Panahan Jabar Bertekad Rebut Medali Emas di PON Papua

Mojang cantik yang jadi atlet panahan ini bertekad meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Atlet Cantik Panahan Jabar Bertekad Rebut Medali Emas di PON Papua
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Ratna Humaira Khaerunnisa Fadli, mojang cantik yang jadi atlet panahan ini bertekad meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Mojang cantik yang jadi atlet panahan ini bertekad meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Ia adalah Ratna Humaira Khaerunnisa Fadli, dara yang lahir di Sumedang 2 Agustus 2000.

Menurut Ratna Humaira, persiapan untuk menghadapi PON dimulai dari fisik, teknik, dan mental.

“Mental menjadi hal yang sangat penting karena kalaupun teknik bagus tetapi mentalnya tidak bagus akan repot,” ujar Ratna Humaira saat acara pelantikan atlet pelatda PON XX cabor panahan, di Hotel Zest, Kota Bandung, Senin (27/5/2019).

Ratna mengaku, kini persiapan menghadapi PON bisa disebut kurang dibandingkan PON sebelumnya. Meski begitu, Ratna Humaira tetap optimistis untuk bisa mencapai targetnya.

“Ya tetep optimistis. Kalau pesimistis, ngapain ikut pertandingan,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut Ratna, persiapan kurang, karena sampai sekarang belum mulai training camp padahal pada September babak kualifikasi PON.

Persiapan PON XX di Papua, Tim Voli Jabar Gelar TC Jangka Panjang

Disorda Jabar Sebut Dana Pembinaan Atlet Persiapan PON XX Papua Segera Cair

“Persiapan yang mepet ya jadi ada beban. Jadi kurang pede karena kurang persiapan. Untuk menyiasatinya, saya kerap nonton pertandingan, negebayangin teknik,” kata Ratna Humaira.

Pada PON 2016, Ratna Humaira berhasil mersih 3 medali emas namun kini ia mengaku menargetkan satu medali emas.

“Target sekarang satu medali emas karena sekarang naik ke nomor recurve, kalau dulu di nomor national,” ujar Ratna Humaira.

Menurut Ratna, pesaing terberatnya pada PON mendatang, di daerah Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Tengah.

“Yang sudah kelihatan di daerah-daerah tersebut,” ujar mahasiswa semester dua ini.

Ratna mengaku, mengetahui kekuatan pesaing tersebut saat mengikuti seleksi nasional. Sayangnya Ratna tidak lolos ke pelatnas, sebab saat ia seleksi kondisinya tidak fit.

“Saya pas seleksi baru sembuh DPD trus campak,” ucap Ratna Humaira.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved