Kalah di Partai Penentuan Semifinal Piala Sudirman Greysia Minta Maaf, Akui Lawan Lebih Siap

Kalah di partai penentuan, Greysia/Apriyani minta maaf. Akui ganda Jepang lebih siap.

Kalah di Partai Penentuan Semifinal Piala Sudirman Greysia Minta Maaf, Akui Lawan Lebih Siap
badmintonindonesia
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. 

TRIBUNJABAR.ID - Mimpi Indonesia untuk meraih gelar juara Piala Sudirman 2019 pupus.

Langkah Indonesia terhenti di semifinal usai dikalahkan Jepang 1-3.

Indonesia sempat memimpin 1-0 ketika Marcus Gideon/Kevin Sanjaya mengalahkan ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Jepang berbalik unggul 2-1 setelah Gregoria Mariska Tunjung dan Anthony Ginting kalah.

Di partai keempat ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih belum berhasil menahan laju pasangan Juara Dunia 2018, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dalam pertandingan straight game, 15-21, 17-21.

Greysia/Apriyani memang belum pernah menang dari Matsumoto/Nagahara pada dua pertemuan mereka.

Pada pertandingan kali ini pun Matsumoto/Nagahara lebih menguasai jalannya permainan.

“Memang harus diakui, pasangan Jepang lebih siap, mereka sudah memimpin 2-1, jadi lebih percaya diri," kata Greysia Polii di laman badmintonindonesia.org.

"Tapi kami sebelum masuk lapangan mencoba bagaimana menguasai dan mengendalikan permainan, pikiran kami, kami mentalnya harus lebih siap, bagaimana kalahkan diri sendiri," ucapnya.

"Kami enjoy dan tidak tertekan walau sedang ketinggalan. Tadi kami sudah coba kasih yang terbaik, maaf banget karena enggak bisa kasih satu poin, kami ingin banget memenangkan pertandingan ini,” ucap Greysia.

“Kami tidak merasa ada tekanan, soalnya lebih mikirin cara main, bagaimana bisa menang dulu. Bagaimana main lebih baik dari sebelumnya, kan, sebelumnya kalah jauh,” kata Apriyani.

“Pertandingan ini juga untuk meningkatkan kepercayaan diri kami bahwa mereka bisa dikalahkan. Setelah pertandingan, Koh Didi (Eng Hian) bilang ke kami, tenang, enggak apa-apa, sedikit demi sedikit kita sudah tahu polanya seperti apa," timpal Greysia.

"Ini, kan, untuk persiapan kami ke depannya, kami kan tidak tahu akan bagaimana, setidaknya kami mau belajar. Soal power, memang mereka lebih ada power, tapi kami tidak kalah skill,” ujar Greysia.

Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved