BREAKING NEWS, Rancaekek Macet Hingga 4 Km, Akibat Aktivitas Jual Beli di Kawasan Dangdeur

Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Majalaya-Rancaekek hingga Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek

BREAKING NEWS, Rancaekek Macet Hingga 4 Km, Akibat Aktivitas Jual Beli di Kawasan Dangdeur
tribunjabar/hakim baihaqi
Kawasan Rancaekek macet hingga 4 kilometer pada Minggu (26/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Majalaya-Rancaekek hingga Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akibat adanya aktivitas jual beli di kawasan pertokoan Dangdeur.

Pantauan Tribun Jabar, Minggu (26/5/2019) siang, kendaraan mengular sepanjang empat kilometer, mulai dari deretan pertokoan pakaian Dangdeur sampai seberan kawasan industri Jalan Raya Bandung-Garut.

Sebaliknya, dari arah berlawanan pun tidak luput dari kemacetan sepanjang satu kilometer, mulai dari Kawasan Pertokoan Dangdeur hingga pertigaan Jalan Walini dengan Jalan Majalaya-Rancaekek.

Di Jalan Raya Majalaya-Rancakek (Dangdeur), ratusan warga tumpah ruah di kawasan pertokoan Dangdeur, sebagian besar warga memadati beberapa toko pakaian hingga peralatan rumah tangga.

Adanya aktivitas warga di kawasan tersebut, bermunculan pedagang kaki lima (PKL) baru yang menjajakan keperluan untuk lebaran dan titik parkir baru di badan jalan.

Striker Ini Pernah Ditolak Persib Bandung, Kini Main di Liga Malaysia Langsung Cetak Gol di Debutnya

Seorang pengendara, Usep (48), mengatakan, kalau ia berkendara dari arah Kecamatan Cicalengka menuju rumahnya di Kampung Pintu Air, Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, namun terhambat mulai dari kawasan industri Bandung-Garut.

"Biasanya cuma 15-20 menit sampai rumah, tetapi ini masih ketahan di Jalan Raya Bandung-Garut," kata Usep di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung, Minggu (26/5/2019).

Di lokasi tersebut, tidak ditemui adanya petugas Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Satuan Lalu Lintas (Satlantas), yang bertugas membantu mengurai kemacetan.

Usep mengatakan, kalau kemacetan tersebut kerap terjadi saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun kondisi tersebut lebih parah dari kondisi pada tahun-tahun sebelumnya.

Ini yang Dilakukan BNN Kota Cimahi, jika Ada Sopir Bus Positif Pakai Narkoba

"Tahun-tahun kemarin cuma pas mau masuk Jalan Dangdeur (Jalan Raya Majalaya-Rancaekek) saja, sekarang lebih panjang," katanya.

Pengendara lainnya, Aldi Pratama (20), mengatakan, kalau ia mengeluhkan adanya kemacetan tersebut, lantaran memakan waktu tempuh lebih lama dibandingkan hari-hari biasa.

"Sangat mengeluhkan, tetapi kasihan. Di situ banyak yang cari uang juga, sabar saja. Minimal ada pengaturan, jadi sama-sama enak," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved