Targetkan Untuk Berlaga di Olimpiade, ISSI Jadikan Asean Games Batu Loncatan

Ikatan sport sepeda Indonesia (ISSI) menargetkan bisa mengirimkan pebalap sepeda lebih dari satu atlet pada Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang.

Targetkan Untuk Berlaga di Olimpiade, ISSI Jadikan Asean Games Batu Loncatan
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pengurus ISSI foto bersama Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jabar, Engkus Sutisna di Hotel Aquilla, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin 
 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ikatan sport sepeda Indonesia (ISSI) menargetkan bisa mengirimkan pebalap sepeda lebih dari satu atlet pada Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang.

Menurut ketua umum ISSI, Sadja Sapta Oktohari, pihaknya memang sudah menargetkan berprestasi di kancah dunia, pertama untuk Olimpiade, kedua word chapionship, dan word cup.

“Setelah itu ada Asean Games dan Asean Paragames,” ujar Radja, Jumat, di Hotel Aquilla, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019).

Radja mengatakan, sekarang yang paling dekat adalah olimpiade 2020 di Tokyo, sekarang sudah mulai pengumpulan poin untuk bisa ke Olimpiade.

“Jadi kita push energi kita untuk mengumpulkan poin2 samapai bisa kualified,” ujar Radja.

Daud Pimpin ISSI Jabar 4 Tahun ke Depan

Sedangkan untuk Sea Games,kata Radja, menjadi batu loncatan, karena kalau melihat Sea Games itu sebagai pertandingan uji coba yang baik sebelum masuk ke level selanjutnya karena di Sea Games tidak bisa untuk pengumpulan poin untuk Olimpiade.

“Sekarang tahun terakhir pengumpulam poin hingga 2020, kalau peluang mendapat medali emas di Sea Games, ISSI masih percaya diri minimal 1 emas bisa kita dapat,” kata dia.

Menurut Radja, kalau untuk Olimpiade masih belum kebaca karena masih proses pengumpulan poin. Kalau seagames sudah entry by numbernya sudah dikirim.

Tim Balap Sepeda Jabar Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum pada PON XX

Untuk  Olimpiade, kata Radja, yang penting  ikut berpartisipasi dulu, karena selama ini Indonesia sangat terbatas yang mengikutinya, dulu hanya 35 atlet dari Indonesia dan ISSI mengirimkan satu atlet dari nomor BMX.

“Sekarang harus kejar, dulu mengirim satu atlet jangan sampai sekarang jadi tudak mengirimkan, sekarang harus mengirimkan atlet lebih dari satu,” ucapnya. (lutfi ahmad mauludin)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved