Reyhan Tertembak Saat Mengobrol, Punggungnya Berlumuran Darah, Masih Bernapas Saat Ditolong

Pemuda bernama Muhammad Reyhan Fajari (16) tewas terkena tembakan saat aksi 22 Mei di Petamburan, Jakarta Pusat pecah.

Reyhan Tertembak Saat Mengobrol, Punggungnya Berlumuran Darah, Masih Bernapas Saat Ditolong
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Massa perusuh melakukan pembakaran saat bentrokan dengan polisi di sekitar Jalan Mh Thamrin, Jakarta , Rabu (22/5/2019) 

Menurut Iwan, Reyhan ditolong oleh warga sekitar setelah digotong oleh temannya sampai ke Masjid Al Barokah.

Reyhan dibawa ke Rumah Sakit Mintohardjo menggunakan mobil warga.

Di perjalanan, kata Iwan, Reyhan masih bernapas.

Ia dikabarkan meninggal dunia setelah mencapai rumah sakit.

"(Lalu) dari rumah sakit itu dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk autopsi," terangnya.

Berdasarkan hasil dari pihak rumah sakit, Iwan mengatakan ada bekas luak tembak di tubuh Reyhan.

Iwan, paman dari Reyhan yang menjadi korban penembakan saat kejadian aksi 22 Mei di Petamburan
Iwan, paman dari Reyhan yang menjadi korban penembakan saat kejadian aksi 22 Mei di Petamburan (Tribun Jakarta/Leo Permana)

Namun, ia tidak mengetahui secara jelas hasil autopsi tersebut, juga terkait adanya peluru di bagian tubuh keponakannya itu.

Kini jenazah Reyhan sudah dimakamkan di kampung halamannya di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).

Saat ini, orangtua Reyhan belum kembali ke Jakarta setelah memakamkan anaknya.

Sementara itu, Iwan beserta keluarga sudah mendapat kunjungan dari sejumlah tokoh.

Adapun Fadli Zon datang pada Rabu (22/5/2019) siang.

Kemudian, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin yang direncanakan akan berkunjung pada Jumat (24/5/2019) siang.

"Lalu Pak Gubernur Anies baru kiriman bunganya yang datang, datangnya kemarin serta dari Dinas Pendidikan juga sudah menghubungi kami," tutur Iwan.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved