Prabowo-Sandiaga Bawa Masalah Situng dan DPT sebagai Bukti dalam Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Adapun data kecurangan yang dipaparkan BPN Prabowo-Sandiaga antara lain terkait kesalahan input data Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng )

(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)
Dahnil Anzar Simanjuntak 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN)  tengah menyiapkan materi permohonan dan bukti-bukti terkait permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, enggan merinci bukti-bukti yang akan diajukan pihaknya ke Mahkamah Konstitusi

Menurutnya, data terkait dugaan kecurangan Pilpres 2019 yang dipaparkan BPN pada Selasa (14/5/2019) di Hotel Grand Sahid Jaya, akan menjadi salah bukti gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Itu salah satu data yang memperkaya nanti gugatan yang dilakukan oleh tim hukum," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak ketika ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Adapun data kecurangan yang dipaparkan BPN antara lain terkait kesalahan input data Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng ) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Yusril Ihza Mahendra Pimpin Tim Hukum TKN Jokowi-Maruf Amin di Mahkamah Konstitusi

Fadli Zon: Denny Indrayana dan Irman Sidin Jadi Kuasa Hukum Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi

Ada juga soal kejanggalan Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) sebanyak 17,5 juta, dugaan praktik politik uang, penggunaan aparat hingga surat suara tercoblos.

Dahnil berharap MK tidak hanya melihat pelanggaran yang terjadi dari sisi kuantitatif melainkan juga dari sisi kualitatif.

Ia mengatakan, pelanggaran pemilu sekecil apapun akan sangat memengaruhi kualitas dari demokrasi.

"Itu yang ingin kita sampaikan secara kualitatif, sekecil apapun pelanggaran itu, itu pasti sangat mengganggu kualitas demokrasi," kata Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga telah memutuskan akan mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Hal itu diputuskan dalam rapat internal BPN di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Adapun BPN akan mengajukan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 pada Jumat (24/5/2019). (Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Situng KPU dan DPT Bermasalah Jadi Bukti Prabowo-Sandiaga Ajukan Sengketa Hasil Pillpres"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved