Polres Sumedang Surati Pemerintah, Minta Perbaikan di Jalur Ini Selesai Sebelum H-7 Lebaran 2019

Polres Sumedang mendesak jalur lintas barat Sumedang (Jalan Bandung - Cirebon) yang mengalami kerusakan, dapat segera diperbaiki oleh pihak terkait se

Polres Sumedang Surati Pemerintah, Minta Perbaikan di Jalur Ini Selesai Sebelum H-7 Lebaran 2019
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polres Sumedang mendesak jalur lintas barat Sumedang (Jalan Bandung - Cirebon) yang mengalami kerusakan, dapat segera diperbaiki oleh pihak terkait sebelum H-7 lebaran 2019.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat, untuk segera memperbaiki jalur Lintas Barat Sumedang.

"Kami mohon kepada pihak terkait agar memperbaiki jalan rusak tersebut," kata Hartoyo kepada Tribun Jabar di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (24/5/2019).

Jelang Mudik Lebaran 2019, Dua Bus Tak Layak Jalan Ditemukan Petugas

Menjelang Arus Mudik, Diskomindag Purwakarta Gelar Uji Tera Ulang Pompa SPBU

Upaya perbaikan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada para pemudik atau warga pelintas, karena Jalur Lintas Barat dilintasi oleh pemudik dari arah Bandung menuju Jawa Tengah.

Hartoyo mengatakan, kerusakan yang terjadi di ruas jalan tersebut yakni bergelombang, terlihat dari Kecamatan Jatinangor hingga Kecamatan Pamulihan.

"Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi pengendara," kata Hartoyo.

Diberitakan sebelumnya, menjelang arus mudik serta balik lebaran 2019, beberapa titik ruas Jalan Cirebon - Bandung dari Kecamatan Jatinangor hingga Kecamatan Pamulihan, masih rusak.

Pantauan Tribun Jabar, di sepanjang Jalan Raya Cirebon - Bandung, kerusakan yang banyak terlihat di jalur tersebut yakni aspal bergelombang, dengan ketinggian lima sampai 15 sentimeter.

Pengendara yang melintas dari arah Bandung menuju Cirebon atau sebaliknya, terpaksa menurunkan laju kecepatan kendaraan untuk menghindari beberapa titik gelombang di jalan tersebut.

Titik gelombang paling terlihat berada di sekitar Jembatan Sungai Cikeruh Desa Hegarmanah dan sebelum pertigaan Pamulihan, gelombang tersebut berada di hampir seluruh badan jalan

Jalan yang menjadi penghubung antar kota ini pun kerap dilintasi oleh sejumlah kendaraaan besar atau truk pengangkut material pasir dan batu, truk tersebut berjenis fuso hingga tronton.

Diduga Hambat Kemacetan Saat Arus Mudik, Pasar Tumpah di Cirebon Akan Steril H-7 Lebaran

Jumlah Pemudik Diprediksi Naik 5 Persen, Dishub Kota Bandung Telah Siapkan Langkah Ini

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved