Okupansi Hotel di Bandung Utara Sudah Mencapai 80 Persen untuk Masa Lebaran

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik, mengatakan 80 persen hotel di Kawasan Bandung Utara seperti Lembang dan Ciater sudah dipesan secara online

Okupansi Hotel di Bandung Utara Sudah Mencapai 80 Persen untuk Masa Lebaran
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Kawasan Bandung Utara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Dedi Taufik, mengatakan sekitar 80 persen hotel di Kawasan Bandung Utara seperti Lembang dan Ciater sudah dipesan secara online oleh para wisatawan untuk masa libur Lebaran tahun ini.

Angka ini meningkat signifikan dari biasanya yang hanya mencapai 40 persen.

"Mengenai okupansi hotel, jauh-jauh hari hotel ini sudah di-booking, seperti di Sariater dan Lembang, sudah naik dari biasanya 40 persen jadi 80 persen," kata Dedi saat dihubungi kembali, Jumat (24/5/2019).

Gairah wisata di kawasan utara Bandung ini, katanya, ditunjang dengan infrastruktur berupa jalan yang berkondisi baik dan terhubung dengan Tol Cipali melalui jalur Subang. Selain itu, jalan dari arah Kota Bandung dan Cimahi pun berkondisi prima dengan sejumlah jalur alternatifnya.

"Inilah peluang kita di Jabar dalam menyiapkan amenitas tempat wisata dan akomodasi. Semua telah kami periksa kesiapannya," kata Dedi yang kemudian mengatakan rapat koordinasi kesiapan pariwisata di Jabar sudah dilakukan 16 Mei lalu.

Puncak Arus Mudik Di Sumedang Diprediksi H-3 Lebaran atau Senin (3/6)

Dedi mengatakan tidak hanya pemesanan hotel, pemesanan tiket wisata melalui sejumlah aplikasi online telah meningkatkan angka rencana kunjungan wisata secara signifikan di Jawa Barat, khususnya di Kawasan Bandung Utara tersebut.

Berdasarkan penelusurannya, kata Dedi, sebanyak 10 ribu tiket objek wisata Tangkuban Parahu telah dipesan secara online untuk kunjungan selama masa libur Lebaran, sedangkan di Sari Ater, 25 ribu tiket sudah dipesan.

Di kawasan Lembang, objek wisata The Lodge telah menerima pesanan sekitar 4.000 tiket dan Farmhouse sekitar 5.000 tiket. Hal serupa terjadi di sejumlah objek wisata lainnya di kawasan Bandung Selatan, kata Dedi.

"Dengan adanya sistem pemesanan tiket secara digital ini jadi mudah, tinggal lakukan pemesanan lewat aplikasi online," katanya.

Mukena, Sajadah, dan Tas Cantik Untuk Hari Raya Lebaran Hadir di Ramadan Fashion Market

Dedi mengatakan pihaknya pun memantau terus kenaikan harga tiket menuju objek wisata tersebut selama masa libur Lebaran. Kenaikan harga tiket, katanya, hanya sekitar Rp 5 ribu dan dinilai masih terjangkau oleh masyarakat.

"Paling harga tiketnya naik jadi Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, diperkirakan naiknya cuma Rp 5 ribu per tiket. Masih terjangkau tiketnya untuk masyarakat luas," ujarnya.

Meningkatnya angka kunjungan wisata ke Jabar setiap tahunnya, kata Dedi, disebabkan posisi Jabar yang menjadi lintasan dan juga tujuan pada masa Lebaran. Tahun ini, diperkirakan angka kunjungan wisata di musim libur Lebaran ini naik 7 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk menjaga kenyamanan wisatawan, Dedi mengatakan telah memeriksa kesiapan amenitas di kawasan wisata, sampai penyediaan toilet bersih dan masjid yang nyaman untuk beribadah.

"Kami perkirakan puncak kunjungan wisatawan ini setelah hari raya. Bukan hanya ke Bandung, tapi juga Puncak Bogor, Cipanas Cianjur, Pangandaran, Pantai Selatan Jabar, Garut, dan banyak lainnya. Bukan hanya wisatawan muslim yang mudik, tapi nonmuslim juga sudah booking untuk liburan," katanya. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved