Breaking News:

NPHD Telah Ditandatangani, KONI Jabar Akan Terima Dana Hibah Rp 40 Miliar

Ketua umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin ,mengaku bersyukur NPHD ditandatangani yang berarti sudah mendapatkan legalitas untuk pencairan dana hibah.

Lutfi Ahmad
Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Semua cabang olahraga dan KONI Jawa Barat,akhirnya, bisa tersenyum karena naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) telah ditandatangani di Padepokan Pencak Silat, SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019).

Ketua umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin ,mengaku bersyukur NPHD ditandatangani yang berarti sudah mendapatkan legalitas untuk pencairan dana hibah.

“Implementasi dari pencairan tersebut akan memberikan peluang dan kesempatan pada cabang olahraga untuk tidak ragu lagi mempersiapkan diri untuk babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX,” ujar Ahmad.

Substansi dari anggaran yang akan diterima ini, kata Ahmad, lebih besar untuk persiapan BK PON. NPHD juga memberikan informasi bagi insan olahraga Jabar KONI tidak bermasalah.

“Itu paling pokok, mengapa demikian? Seperti dikatakan kadispora, sekarang perlu kehati-hatian semua pihak karena berkaitan dengan uang daerah yang harus dipertanggung jawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak hanya mengurut saja tapi harus betul-betul otentikasi itu paling pokok bagi kami,” kata Ahmad Saefudin.

Nuryadi Jadi Ketua KONI Kota Bandung, Usung Prestasi di Level Nasional dan Internasional

Maksimalkan Atlet Binaan Sendiri, KONI Jabar: Tidak Mau Beli Atlet dan Tidak Mau Dibeli

Selain itu, NPHD memberikan stimulan kepada semua pengurus cabang olahraga di KONI supaya tidak harus tergantung 100 persen pada anggaran pemerintah.

“Persentase dari kebutuhan minimal ini, belum 100 persen. Itu memberikan peluang kepada cabor untuk mampu mencari dari sumber lain,” katanya.

Menurut Ahmad, hibah yang akan diterima sebesar Rp 40 miliar dari hasil verifikasi Dispora Jabar. Ia menyebut sebelumnya, KONI Jabar mengajukan dana sebesar Rp 176 miliar.

“Kami akan manfaatkan sekecil apapun yang  diterima, tidak menjadikan kami ragu untuk tetap menyuarakan kejayaan Jabar seperti yang diinginkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, juara lahir batin,” ucapnya.

Dari anggaran itu, 70 persen masih ada di pembinaan prestasi karena untuk babak kualifikasi  68 cabor tak kurang memerlukan dana Rp 176 miliar.

“Kami sudah hitung dengan asumsi sekian cabor dilakukan di Papua dan di luar Papua karena tiket akomondasi yang cukup besar,” ujar Ahmad Saefudin.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved