15 Siswa Tewas Akibat Kebakaran Gedung Pusat Bimbingan Belajar di India

Kebakaran terjadi di sebuah gedung pusat bimbingan belajar di India, Jumat (24/5/2019). Sedikitnya 15 siswa dilaporkan tewas

15 Siswa Tewas Akibat Kebakaran Gedung Pusat Bimbingan Belajar di India
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ilustrasi kebakaran-- Di India, Kebakaran terjadi di sebuah gedung pusat bimbingan belajar, Jumat (24/5/2019). Sedikitnya 15 siswa dilaporkan tewas, akibat luka bakar atau melompat dari gedung. 

TRIBUNJABAR.ID, SURAT- Kebakaran terjadi di sebuah gedung pusat bimbingan belajar di India, Jumat (24/5/2019).

Sedikitnya 15 siswa dilaporkan tewas, akibat luka bakar atau melompat dari gedung.

"Para siswa kehilangan nyawa mereka, baik karena luka bakar atau akibat melompat keluar gedung untuk menyelamatkan diri," kata Deepak Sapthaley, seorang petugas kebakaran, kepada AFP.

Ditambahkan petugas, sebanyak sepuluh siswa tewas karena melompat keluar dari gedung sedangkan lima meninggal akibat luka bakar.

"Hingga 20 orang dirawat di rumah sakit," kata Sapthaley.

Foto-foto di internet dan media sosial menunjukkan kobaran api yang menyala dan asap hitam mengepul keluar dari gedung yang terbakar.

BPN Prabowo-Sandiaga Resmi Daftarkan Gugatan ke MK, Bambang Widjojanto Serahkan 1 Bundel Kliping

Polri Dalami Video Viral Soal Kekerasan yang Diduga Libatkan Polisi Saat Kerusuhan Mei

Sapthaley menambahkan, 50 hingga 60 orang berada di dalam ruang pusat bimbingan belajar yang ada di lantai atas gedung saat api mulai terlihat. Sementara penyebab munculnya api belum diketahui.

Perdana Menteri Narendra Modi mengungkapkan kesedihannya atas tragedi kebakaran yang terjadi di Surat, India barat, tersebut.

"Sangat sedih atas tragedi kebakaran yang terjadi di Surat," tulis Perdana Menteri Modi di Twitter.

"Pikiran saya bersama dengan keluarga yang berduka dan mereka yang terluka semoga dapat segera pulih."

Menlu Amerika Serikat Sebut Bos Huawei Bohong soal Hubungan dengan Pemerintah China

Buntut Kampanye di PAUD, Caleg Termuda di Indonesia asal Ciamis Bayar Denda Rp 10 Juta

"(Kami) Telah meminta pemerintah negara bagian Gujarat dan otoritas setempat untuk memberikan semua bantuan yang mungkin kepada mereka yang membutuhkan," tambah Modi.

Pejabat setempat mengatakan bahwa api telah menyebar dengan cepat karena material bangunan yang digunakan untuk atap gedung yang mudah terbakar.

Dikatakan api mulai terlihat pada Jumat sore, ketika kelas-kelas sedang penuh dengan siswa, sebagian besar masih berusia remaja.

Laporan media setempat mengatakan bahwa jumlah korban masih bisa bertambah karena banyak siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit setempat. (Agni Vidya Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kebakaran Gedung Perguruan Tinggi di India, 15 Orang Tewas"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved