BNP2TKI Gandeng Ikopin Untuk Rekrutmen Tenaga Kerja ke Korea Selatan

BNP2TKI menggandeng Ikopin melaksanakan program penempatan government to government bagi pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan.

BNP2TKI Gandeng Ikopin Untuk Rekrutmen Tenaga Kerja ke Korea Selatan
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
BNP2TKI menggandeng Ikopin melaksanakan program penempatan government to government bagi pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BNP2TKI) menggandeng, Institut Manajemen Koperasi Indonesia ( Ikopin) untuk kedua kalinya terkait program penempatan government to government bagi pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan.

Proses rekrutmen tersebut merupakan hasil dari MoU antara Kementrian Tenaga Kerja Republik Korea (MOEL) serta BNP2TKI, dan para calon PMI harus melakukan sejumlah rangkaian tes.

Rangkaian tes terbagi atas tiga tahapan, yaitu tahap verifikasi dokumen peserta pada bulan Maret 2019, pelaksanaan ujian bahasa Korea dilaksanakan pada bulan April 2019, dan yang lulus mengikuti yaitu Ujian kemampuan pada 22-23 Mei 2019.

Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Arini Rahyuwati, mengatakan, semua warga Indonesia yang ingin bekerja ke Korea Selatan, harus
berada pada koridor employement permit system dengan point system.

"Calon PMI itu pun harus lulus ujian yang diberikan oleh HRD Korea dan disetujui oleh MOEL. hanya yang lulus tes yang diperbolehkan melamar kerja ke Korea," kata Arini di Kampus Ikopin, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (23/5/2019).

Kabar Baik bagi Pekerja Migran di Priangan Timur, LTSA PPMI Akan Segera Hadir di Tasikmalaya

Arini mengatakan, penempatan PMI di Korea Selatan, sudah berlangsung sejak 2004 dan sejak 2017 hingga saat jumlah kuota bagi PMI semakin mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Pada 2017, kuota bagi PMI sebanyak 3.719 orang, sedangkan di 2018 6.921 orang, dan 2019, di Korea Selatan membutuhkan 8.800 orang.

"Untuk 2019 ini mengalami kenaikan jumlah kuota sebanyak 25,71 persen. Nantinya, PMI akan bekerja di dua sektor yakni, 4.900 untuk sektor manufaktur dan 3.900 sektor perikanan," katanya.

Arini pun mengatakan, data pengiriman uang PMI Korea yang dipantau melalui perbankan mengalami peningkatan sejak dua tahun terakhir, yakni US $ 188.668.448 atau 2.6 Trilyun pada 2017 dan US $ 271.759.303 atau Rp. 3.9 pada 2018.

Sejumlah Negara Sudah Jalin Kerja Sama Terkait Koperasi dengan Ikopin

"Data tersebut merupakan data tercatat melalui perbankan, tidak termasuk yang dititipkan kepada teman atau saudara pulang ke Indonesia atau transaksi non perbankan," katanya.

Penanggung Jawab Kegiatan, Dandan Irawan, mengatakan, pihak Ikopin hanya diberikan kewenangan melakukan verifikasi awal dan penyedian tempat, sebagai upaya membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran.

"Penilaian tetap dari pihak BNP2TKI. Nantinya para pekerja dari Indonesia akan bekerja selama 4 tahun 8 bulan dan digaji hingga 21 setiap bulannya," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved