VIDEO KAMMI Jabar Minta Pertanggungjawaban KPU Jabar

"Pemilu ini menimbulkan banyak korban jiwa. Tentu ini menjadi evaluasi. Rakyat menjadi korban dari pesta demokrasi ini," ujar Fauzan, di Jalan Garut,

PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berdemonstrasi di depan Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar).

Mereka menuntut KPU bertanggung jawab atas banyaknya korban yang berguguran saat Pemilu 2019.

Dari pengamatan Tribun Jabar sepintas, puluhan orang itu membentangkan spanduk dengan berbagai tulisan, bendera KAMMI, hingga bendera berwarna kuning.

Yang paling menonjol di antaranya adalah bertuliskan 'Pemilu 2019 Berdarah' dan 'KPU Harus Bertanggungjawab'.

Sebelum melakukan aksi, mereka menyanyikan lagu yang berjudul 'Halo-halo Bandung'. Kemudian dilanjutkan dengan membacakan sebuah surah Alquran.

Koordinator Aksi dari KAMMI, M. Fauzan Irfan, dalam orasinya menyampaikan Pemilu 2019 merupakan pemilu yang berdarah. Ia meminta pemerintah bertanggungjawab atas masalah ini.

"Pemilu ini menimbulkan banyak korban jiwa. Tentu ini menjadi evaluasi. Rakyat menjadi korban dari pesta demokrasi ini," ujar Fauzan, di Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019).

Hal serupa disampaikan oleh Ketua KAMMIJawa Barat, Naufan Rizkullah.

Ia mengatakan bahwa aspirasi yang mereka sampaikan adalah agar KPU segera berbenah. Pasalnya, terdapat 622 petugas yang meninggal dunia dan ribuan yang sakit.

"Ini harus ditangani dengan segera. Kami meminta pertanggung jawaban dari KPU Jabar sejauh mana," katanya.

Menurutnya, penyebab utama masalah tersebut harus diinvestigasi. Sehingga terdapat pertanggungjawaban kepada publik.

"Agar bisa direkomendasi untuk pemilu selanjutnya," ujarnya.

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=Z4PKMAb3nv4&feature=youtu.be
Penulis: Ery Chandra
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Ery Chandra
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved