Sikapi Aksi 22 Mei, Ridwan Kamil Minta Elit Nasional Sejukkan Suasana

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para elit politik di tingkat nasiona segera melakukan tindakan atau memberikan pernyataan yang menyejukkan

Sikapi Aksi 22 Mei, Ridwan Kamil Minta Elit Nasional Sejukkan Suasana
Istimewa/Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan arahan dalam Kopdar bersama bupati/wali kota, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para Elit Politik di tingkat nasional, negarawan, dan para tokoh nasional, segera melakukan tindakan atau memberikan pernyataan yang menyejukkan untuk meredam dan mencegah kerusuhan terkait aksi 22 Mei soal Pemilu 2019 kembali terjadi.

"Elit-elit nasional di Jakarta segeralah melakukan tindakan atau minimal memberikan statement-statement yang memadamkan atau menyejukkan situasi," kata gubernur yang akrab disapa Emil ini di Kantor DPRD Jabar, Rabu (22/5/2019).

Emil mempersilakan siapapun menyuarakan aspirasinya lewat aksi unjuk rasa selama masih dalam koridor menaati peraturan yang berlaku.

Akan Gunakan Masjid untuk Menampung Aksi 22 Mei, Sekretaris Yayasan Bina Saraba Ditangkap Polisi

Demonstrasi sendiri, katanya, adalah hak warga negara dan dilindungi konstitusi asalkan sesuai aturan.

Di Jawa Barat sendiri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar berkali-kali dan di Jawa Barat diupayakan aman walaupun terjadi aksi unjuk rasa.

"Insyaallah aman terkendali tidak ada pergerakan-pergerakan di 27 daerah. Mau demo, aksi damai, silakan karena itu hak dilindungi oleh konstitusi," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kondusivitas Jawa Barat

Sengketa Pemilu 2019 sendiri, katanya, telah diproses di Mahkamah Konstitusi. Emil mengimbau berbagai pihak menghormati proses tersebut dan menunggu hasilnya sampai tiga hari diproses sesuai jalur konstitusional.

Emil sendiri menyatakan sudah mengucapkan selamat kepada Joko Widodo-Maruf Amin yang dinyatakan meraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 melalui Rekapitulasi KPU RI. Namun, Emil mengatakan masih ada waktu tiga hari gugatan di MK yang dilakukan pasangan Prabowo-Sandi.

"Saya sudah ucapkan selamat kepada Jokowi dan kepada Ma'ruf Amin, tapi kan ada tiga hari untuk memberikan keberatan dan kita hormati juga sehingga masih ada satu proses yaitu proses penetapan pemenangnya secara resmi setelah MK," katanya. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved