Saat Gempa Guncang Pangandaran, Relawan Tagana Sedang Buka Bersama 30 Anak Yatim

Nana mengaku, saat terjadi gempa tersebut terjadi, ia bersama relawan Tagana lainnya sedang berbuka bersama dengan 30 anak yatim

Saat Gempa Guncang Pangandaran, Relawan Tagana Sedang Buka Bersama 30 Anak Yatim
Tribunjabar.id/Andri M Dani
Tagana pantau gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pangandaran, Sabtu (18/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS– Kabupaten Pangandaran diguncang gempat berkekuatan 5,1 magnitudo, Rabu (22/5/2019) pukul 18.50 WIB.

Hanya, warga kurang merasakan guncangan gempa yang berpusat di 278 km Tenggara Pangandaran di koordinat 10.21 LS -108.55 BT di kedalaman 10 km tersebut.

“Mungkin  karena jaraknya cukup jauh, lebih dari 270 km, jadi kurang terasa. Apalagi  sebagian besar warga sedang menikmati berbuka puasa. Saya sendiri juga tidak merasakan gempa tadi,” ujar Koordinator Tagana Kabupaten Pangandaran Nana “Nay” Suryana kepada Tribun Rabu (22/5/2019).

Nana mengaku, saat terjadi gempa tersebut terjadi, ia bersama relawan Tagana lainnya sedang berbuka bersama dengan 30 anak yatim di halaman Mako II Tagana Pangandaran di depan Masjid Agung Pangandaran.

“Waktu terjadi gempa tadi, kami sedang berbuka bersama 30 anak yatim di halaman Mako. Setelah sore harinya melakukan pelatihan dan simulasi bagi puluhan anak yatim tentang cara-cara menghadapi bencana, termasuk bencana gempa," katanya.

Sejumlah Anggota TNI Bagikan Takjil dan Makanan Buka Puasa bagi Para Demonstran di Gedung Bawaslu

Gempa Bumi di Pangandaran, Sebagian Warga Tidak Merasakan dan Belum Ada Laporan Kerusakan

"Kami tadi juga mengajari anak-anak bagaimana mendirikan tenda. Pelatihan menghadapi bencana sambil ngabuburit, eh enggak tahunya selesai pelatihan malah ada gempa,” katanya.

Berbeda dengan gempa 5,8 magnitudo yang menguncang Pangandaran pada Sabtu (18/5/2019) pagi lalu.

Menurut Nay, getaran gempa pada akhir pekan lalu itu dirasakan cukup banyak warga.

“Waktu gempa yang Sabtu pagi lalu banyak warga yang menghubungi saya. Menanyakan informasi tentang gempa yang berkekuatan 5,9 magnitudo. Tadi (gempa 5,1 magnitudo) tak ada warga yang menghubungi kami. Mungkin karena tak ada yang merasakan goncangannya atau memang karena lagi asyik berbuka,” ujar Nana “Nay” Suryana. 

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved