Polisi Masih Dalami Kasus Kekerasan Terhadap 2 Jurnalis Bandung

Polisi mengaku masih mendalami kasus penghapusan foto dan kekerasan pada jurnalis saat Hari Buruh Sedunia atau Mayday di sekitar Jalan Dago, Kota Band

Polisi Masih Dalami Kasus Kekerasan Terhadap 2 Jurnalis Bandung
Tribun Jabar/Ery Chandra
Kepala Polrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, di Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi mengaku masih mendalami kasus penghapusan foto dan kekerasan pada jurnalis saat Hari Buruh Internasional atau Mayday di sekitar Jalan Dago, Kota Bandung, Rabu (1/5/2019).

Kepala Polrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, mengatakan bahwa polisi hingga kini masih mendalami kasus kekerasan yang dialami dua orang jurnalis saat meliput kegiatan Mayday beberapa waktu lalu.

"Masih diproses, pemeriksaaan dari saksi dan lainnya," ujar Irman Sugema, di Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019).

TAJI Desak Polisi Profesional dan Tegas Tangani Kasus Jurnalis yang Dianiaya Oknum Polisi

Irman Sugema menuturkan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada para penyidik.

Sementara itu, Tim Advokasi Jurnalis Independen (TAJI) yang terdiri dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tohaga telah melaporkan kejadian itu kepada Propam Polrestabes Bandung, Kota Bandung, pada Kamis (2/5/2019) lalu.

Pihaknya mengajukan dua pasal yang diduga telah dilanggar oleh aparat keamanan, yakni pasal 351 ayat 2 KUHP dan pasal 41 angka 8 Juncto 18 ayat 1 UU Nomor 40/1999 tentang pers.

Kapolrestabes Bandung Pastikan Laporan Dua Jurnalis Foto ke Propam Diproses

Lutut Diinjak, Kamera Dirampas, 2 Jurnalis Alami Tindakan Kekerasan Polisi Saat May Day di Bandung

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved