PDAM Bersama Anggota DPRD Tinjau Proyek SPAM Gedebage di Kawasan Tol Purbaleunyi

PDAM Tirtawening Kota Bandung bersama anggota DPRD Kota Bandung meninjau pembangunan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Gedebage

PDAM Bersama Anggota DPRD Tinjau Proyek SPAM Gedebage di Kawasan Tol Purbaleunyi
Tribun Jabar/Tiah SM
Anggota DPRD Kota Bandung di kantor PDAM Tirta Wening bahas proyek IPA Cikalong, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR, BANDUNG -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung bersama anggota DPRD Kota Bandung meninjau pembangunan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Gedebage di Tol Purbaleunyi KM 145 , Rabu (22/5/2019).

Direktur utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengatakan, PDAM mengajak anggota DPRD meninjau SPAM Gedebage sebagai pertanggungjawaban moral kepada DPRD Kota Bandung yang sudah membantu mendorong penyertaan modal kepada PDAM.

Menurut Sonny, proyek senilai Rp 35 miliar sudah rampung sebagai jaringan distribusi utama untuk mengalirkan air dari instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikalong, ke wilayah pelayanan di Gedebage.

Pipa diameter 700 mm dengan panjang 7,2 km, ditanam mulai dari exit Tol Buahbatu sampai Gedebage.

"Spam Gedebage sudah rampung tinggal menunggu selesainya proyek IPA Cikalong.

Usai Putuskan Kontrak Kerja dengan Pemenang Tender, Dirut PDAM Kota Bandung Ungkap Semua Kendala

Sonny mengatakan, dari Gedebage masih harus pasang pipa untuk menyambungkan ke rumah penduduk yang membutuhkan dana sekitar Rp 50 miliar.

Menurut Sonny, pipa yang dipasang di Jalan Tol harus membayar sewa lahan yang cukup mahal.

Sonny berharap pemilik lahan jasa marga memberikan keringanan harga sewa karena pipa yang dipasang untuk kepentingan masyarakat.

Sonny memilih pasang pipa sepanjang Tol dinilai lebih aman karena ditanam di pinggir jalan Tol dibandingkan membangun pipa di kawasan jalan rumah penduduk, bisa meminimalisir kemacetan, dan konflik sosial.

"Kalau dibangunnya di lahan umum, sudah pasti macet, dan konflik sosial akan banyak. Seperti pembebasan lahan, campur tangan preman, bahkan harganya juga pasti akan lebih mahal," ujar Sonny.

Tak Laksanakan Kesepakatan, Pemenang Tender Proyek Rp 63 Miliar di-Blacklist PDAM

Sonny berharap, anggota dewan yang sudah meninjau proyek PDAM bisa kembali menyetujui penyertaan modal untuk pembangunan peningkatan pelayanan "

"Membangun instalasi air minum tidak mudah dan tidak murah. Kami berharap dewan yang terhormat bisa mendorong untuk memberikan penyertaan modal tahun depan," pinta Sonny.

Ditanya berapa angka penyertaan modal yang dibutuhkan untuk tahun depan, Sonny masih menghitung. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved