Bawaslu Cianjur Terima Laporan Dugaan Caleg Menggunakan Ijazah Palsu

Bawaslu Kabupaten Cianjur menerima laporan dugaan ijazah palsu yang dipakai oleh caleg dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu.

Bawaslu Cianjur Terima Laporan Dugaan Caleg Menggunakan Ijazah Palsu
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kantor Sentra Gakkumdu, Bawaslu Cianjur, Jalan Ariawiratanudatar, Rabu (22/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bawaslu Kabupaten Cianjur menerima laporan dugaan ijazah palsu yang dipakai oleh calon anggota legislatif dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu.

Bawaslu telah menyikapi hal tersebut dan masuk dalam tahap pembahasan di Gakumdu.

"Beberapa waktu lalu setelah rekap tingkat kabupaten kami menerima laporan adanya dugaan ijazah palsu yang digunakan pencalonan oleh seseorang dari caleg di dapil II," ujar Komisioner Bawaslu, Tatang, saat ditemui di kantor Bawaslu Cianjur, Jalan Ariawiratanudatar, Rabu (22/5/2019).

Tatang mengatakan, hasil pembahasan sementara ditindaklanjuti sebagai dugaan tindak pidana pemilu, kemudian Bawaslu sudah mengklarifikasi ke beberapa pihak dan saat ini memang sedang dilakukan pendalaman.

"Saya belum bisa menjelaskan detil di sini karena akan ada pembahasan kedua di 28 Mei," ujarnya.

Ahmad Dhani Dipastikan Gagal ke Senayan, Ini Dia Sosok Caleg yang Mengalahkan Dia

Menurutnya semua dugaan kemungkinan masih terbuka karena saat proses pemberkasan pencalonan banyak pihak yang terlibat.

"Akan kami telusuri nanti lalu kebocorannya ada dimana akan kami teliti," katanya.

Tatang mengatakan, kalau terbukti maka proses berlanjut jika pengadilan meyakinkan maka akan ada sanksi pidana bagi yang bersangkutan.

"Selain itu KPU juga harus mendiskualifikasi atau menganulir yang terlibat atau memproses yabg turut serta," katanya.

Diimingi Rp 100 Juta, 3 Oknum PPK Gelembungkan Suara Caleg Partai Gerindra, Kini Ditangkap Polisi

Tatang mengatakan, yang dipermasalahkan oleh pelapor adalah dugaan ijazah palsu SMA yang digunakan oleh calon anggota legislatif tersebut.

"Bawaslu sudah mengundang pihak partai dan meminta keterangan, kami juga akan melayangkan kembali surat panggilannya nanti," kata Tatang. (fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved