Kerusuhan di Jakarta

Anak Terlibat Aksi 22 Mei, KPAI Sebut Lemahnya Pengawasan Orangtua

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, menyebut bahwa faktor penyebab anak di bawah umur terlibat dalam aksi 22 Mei ad

Anak Terlibat Aksi 22 Mei, KPAI Sebut Lemahnya Pengawasan Orangtua
hakim baihaqi/tribun jabar
Tiga anak di bawah umur berhasil diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumedang dalam operasi pekat di Jalan Raya Bandung-Garut 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, menyebut bahwa faktor penyebab anak di bawah umur terlibat dalam aksi 22 Mei adalah karena lemahnya pengawasan dari orangtua.

"Saya kira ada lemahnya pengawasan orang terdekat, terutama orangtua. Sebelumnya pun kami menerima laporan dari beberapa daerah," kata Rita melalui sambungan telepon, Rabu (22/5/2019).

Rita menambahkan, pihaknya menekankan kepada kubu paslon nomor urut 02, untuk menjaga kondusivitas, dengan tidak melibatkan anak dalam aksi yang berlangsung di Jakarta itu.

"Mengimbau pula kepada orangtua mengawasi dan memproteksi sehingga anak tidak terlibat provokasi. Tekankan semuanya bahwa proses demokrasi tidak hanya aksi ke jalan, contohnya bisa menggugat ke MK," katanya.

KPAI Sesalkan Keterlibatan Anak di Bawah Umur Dalam Aksi 22 Mei

Diwartakan sebelumnya, tiga anak di bawah umur berhasil diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumedang dalam operasi pekat di Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa malam (21/5/2019).

Anak di bawah usia tersebut yakni, AI (14), F (14), dan P (15). Ketiganya merupakan warga asal Kampung Cirayuk, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kota Tasikmalaya.

Ketiga anak tersebut, saat diamankan, tengah berada di dalam mobil dan kemudian ditanya oleh aparat kepolisian, hendak melakukan perjalanan ke Jakarta, tanpa membawa perbekalan.

AI menuturkan, ia berangkat dari Kota Tasikmalaya pada pukul 12.30 WIB atau selepas azan dzuhur bersama dua rekannya dan kemudian bertemu di suatu tempat.

3 Anak di Bawah Umur yang Hendak Mengikuti Aksi 22 Mei Masih Berada di Mapolsek Cimanggung

Ia menambahkan, alasan hendak pergi ke Jakarta ini karena adanya ajakan dari teman-teman lainnya di Tasikmalaya dan berkeinginan melihat aksi 22 Mei di Kantor KPU dan Bawaslu RI.

"Minggu kemarin ada yang ngajak, pengen ikut, terus sudah minta izin juga ke orangtua, boleh katanya. Soalnya kan sudah ujian sekolah," kata AI di Jalan Raya Bandung-Garut, Selasa (21/5/2019).

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, mengatakan ketiga anak di bawah umur tersebut saat ini masih berada di Mapolsek Cimanggung dan baru saja dimintai keterangan terkait tujuan ketiganya melakukan perjalanan ke Jakarta.

"Masih menunggu orangtuanya untuk menjemput," kata Hartoyo

Sikapi Aksi 22 Mei, Ridwan Kamil Minta Elit Nasional Sejukkan Suasana

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved