Kebakaran Pasar Kosambi

11 Toko Seragam Sekolah di Pasar Kosambi Bandung Selamat dari Kebakaran, Pemilik Belum Jualan Lagi

Ia mengaku memiliki 11 toko untuk menjual pakaian seragam sekolah di Pasar Kosambi. Toko-toko tersebut merupakan gabungan dari usaha milik keluarga.

11 Toko Seragam Sekolah di Pasar Kosambi Bandung Selamat dari Kebakaran, Pemilik Belum Jualan Lagi
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Pemilik Toko Riska, Zia Faoziatul (baju kuning), saat mengamankan stok pakaian seragam dari tokonya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemilik Toko Riska di Pasar Kosambi Bandung, Zia Faoziatul, bersyukur karena tokonya tidak ikut dilahap api saat kebakaran sejak Sabtu hingga Senin lalu. 

Ia mengaku memiliki 11 toko untuk menjual pakaian seragam sekolah di Pasar Kosambi. Toko-toko tersebut merupakan gabungan dari usaha milik keluarga.

"Alhamdulillah, (toko kami) tidak ikut kebakaran, bersyukur banget apalagi sudah mau Lebaran," ucapnya saat ditemui Tribunjabar.id di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019).

Beberapa hari sebelum terjadi kebakaran, Zia mengaku menyetok beragam perlengkapan sekolah dalam jumlah banyak untuk masing-masing toko.

Beberapa di antaranya adalah seragam sekolah anak, sepatu, kaus kaki, dan lain-lain. Menurutnya, stok dagangan di tokonya sengaja ditambah mengingat permintaan barang akan tinggi menjelang tahun ajaran baru.

Kios dan Gudang Dilalap Api, Pedagang Pasar Kosambi Mencari Sisa Barang yang Bisa Diselamatkan

Pascakebakaran Pasar Kosambi, Petugas Masih Bersihkan Sisa Reruntuhan

Meski tidak menjadi korban kebakaran, barang-barang miliknya harus mengalami kerusakan akibat asap pekat dari kebakaran.

Debu-debu asap itu menempel pada baju seragam, khususnya di seragam berwarna putih.

Pantauan Tribunjabar.id di lokasi, barang-barang dari toko miliknya diamankan terlebih dahulum disimpan dalam karung berukuran besar.

Disampaikan Zia Faoziatul, sementara waktu stok barang tersebut akan disimpan di rumah hingga pasar dapat kembali difungsikan.

Terkait kondisi kios miliknya, dia mengaku hanya mengalami kerusakan di bagian plang nama toko.

Zia enggan berspekulasi tapi menunggu keputusan dari pihak konstruksi apakah kios miliknya aman digunakan lagi atau tidak.

"Kalau tidak juga sudah cari-cari tempat lain sih, sekarang nunggu keputusannya saja dulu," ujarnya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved