Penukaran Uang

Warga Mulai Antre Tukar Uang di Layanan Kas Keliling BI, Kali Ini di Monumen Perjuangan Kota Bandung

Sejumlah warga terlihat mengantre untuk menukarkan uang di Layanan Kas Keliling Bank Indonesia (BI), di Monumen Perjuangan

Warga Mulai Antre Tukar Uang di Layanan Kas Keliling BI, Kali Ini di Monumen Perjuangan Kota Bandung
tribunjabar/Mutiara Suci Erlanti
Warga mengantre untuk menukarkan uang di Layanan Kas Keliling Bank Indonesia, di Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mutiara Suci Erlanti

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah warga terlihat mengantre untuk menukarkan uang di Layanan Kas Keliling Bank Indonesia (BI), di Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (21/5/2019) siang.

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id, sejumlah warga terlihat mengantre dan membaca tata cara penukaran uang di layanan kas keliling Bank Indonesia.

Layanan kas keliling ini terletak di halaman depan Monumen Perjuangan Kota Bandung.

Di sana terlihat ada beberapa petugas yang memberikan informasi dan membantu warga yang ingin menukarkan uangnya.

"Kami sudah mulai layanannya dari awal bulan Ramadan. Kami punya program namanya layanan penukaran uang terpadu yang bekerjasama dengan 13 Bank,” kata Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P Joewono di Monumen Perjuangan, Kota Bandung, Selasa (21/5/2019).

Doni P Joewono mengatakan, Bank Indonesia memiliki strategi layanan kas keliling. Layanan kas keliling Bank Indonesia ini berkeliling ke 40 titik di Jawa Barat.

Kadiskar Sebut Tak Ada Alat Pemadam Kebakaran di Pasar Kosambi, Kepala Pasar Kosambi Membantahnya

“Kalau di Kota Bandung berkeliling ke sekitar 20 titik,” kata Doni P Joewono.

Seorang warga asal Pasirleutik, Lina (40) mengatakan, dia mengantre dari sekitar pukul 09.00 WIB untuk menukarkan uang di layanan kas keliling tersebut.

“Saya tukar uang untuk dibagi-bagi ke keluarga saat lebaran nanti,” kata Lina di lokasi penukaran uang.

Menurut Lina, ia lebih memilih menukarkan uang di layanan kas keliling  karena lebih mudah dan aman.

“Cara tukar uangnya mudah, hanya bawa KTP-el. Tadi juga ada petugas yang membantu mengarahkan,” kata Lina.

Begini Isi Pesan Hoaks yang Disebarkan Seorang Guru di Garut, Singgung Soal Peledakan Bom

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved