Breaking News:

Usai Putuskan Kontrak Kerja dengan Pemenang Tender, Dirut PDAM Kota Bandung Ungkap Semua Kendala

Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Sonny Salimi mengundang DPRD Kota Bandung bahas soal proyek Instalasi Pengolahan Air/ IPA Cikalong

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Tiah SM
Anggota DPRD Kota Bandung di kantor PDAM Tirta Wening bahas proyek IPA Cikalong, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Sonny Salimi mengundang anggota DPRD Kota Bandung Komisi A, B, C, dan D untuk membicarakan soal proyek Instalasi Pengolahan Air/ IPA Cikalong yang tertunda karena kontraktor tidak memenuhi janjinya sesuai kontrak.

Dalam pertemuan dengan puluhan anggota DPRD di kantor PDAM, Sonny melaporkan permasalahannya selain memutuskan kontrak juga menyampaikan kendala yang dihadapi.

"Kami putuskan kontrak yang sudah mencapai 77 persen karena pemenang tender tidak memenuhi pekerjaan sesuai kontrak," ujar Sonny, Selasa (21/5/2019).

Sonny mengatakan proyek senilai Rp 63 miliar menghadapi kendala lain yaitu untuk menjaring pelanggan 21.000, cukup sulit.

"Kami sudah berupaya menjaring pelanggan dengan biaya pemasangan subsidi, tapi dari target 21.000 yang bersedia hanya 8.000 pelanggan," ujar Sonny.

Tak Laksanakan Kesepakatan, Pemenang Tender Proyek Rp 63 Miliar di-Blacklist PDAM

Menurut Sonny, warga tidak mau jadi pelanggan PDAM dikarenakan air sulit padahal adanya IPA Cikalong cukup untuk mengairi 50 ribu rumah.

"Warga kini menunggu air berlimpah baru mau jadi pelanggan," ujar Sonny.

Kendala lain yaitu harus sewa lahan sepanjang Tol Purbaleunyi yang dipasang pipa harus membayar Rp 8 miliar/tahun.

"Air PDAM untuk kepentingan rakyat tapi kenapa harus sewa lahan untuk memasang pipa yang tertanam di bawah jalan," ujar Sonny.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved