Pilpres 2019

Umumkan Pemenang Pilpres 2019 Dini Hari, KPU: Tidak Terburu-buru dan Tidak Senyap

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa pengumuman pemenang Pilpres 2019 pada Selasa dini hari (21/5/2019) tidak terburu-buru dan tidak senyap.

Kompas
Saksi BPN Prabowo - Sandiaga Uno tolak tanda tangan hasil rekapitulasi Pemilu KPU. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa pengumuman pemenang Pilpres 2019 pada Selasa dini hari (21/5/2019) tidak terburu-buru dan tidak senyap.

KPU juga memastikan hasil akhir rekapitulasi itu dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Penetapan hasil pemilu pada pukul 01.46 dini hari, bukanlah sesuatu yang sifatnya terburu-buru atau sesuatu yang dipaksakan. Itu proses yang berjalan secara alamiah dan berjenjang," ujar Komisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU RI, Selasa (21/5/2019).

Menurut Viryan, waktu berakhirnya rekapitulasi memang sangat bergantung proses yang dilakukan.

Misalnya, rekapitulasi di tempat pemungutan suara, kecamatan, kabupaten dan kota, bisa selesai pada tengah malam, dini hari bahkan hingga menjelang pagi.

Politik Indonesia Panas Pasca-Pengumuman KPU, Aa Gym Beri Pesan Cara Menjadi Orang Bahagia

Selain itu, Peraturan KPU tentang tahapan, program dan jadwal Pemilu 2019 menjelaskan bahwa rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara adalah suatu kesatuan.

Dengan demikian, saat rekapitulasi nasional selesai pada 21 Mei 2019, KPU langsung menggelar rapat pleno.

Selain itu, menurut Viryan, sidang pleno tentang rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional disaksikan secara terbuka dan dihadiri para saksi dari kedua pasangan calon.

"Misalnya, rapat terakhir Provinsi Papua itu semua diberi kesempatan dan konsisten tidak ada yang ingin cepat-cepat selesai. Itu biasa saja mengalir. Dan karena sudah selesai, apa lagi yang mau ditunggu?" kata Viryan.

SBY Komentari Hasil Pilpres 2019 KPU Lebih Cepat, AHY Akan Bertemu Jokowi, Merapat ke Istana 22 Mei

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai waktu pengumuman hasil rekapitulasi pada Selasa dini hari, sangat janggal. Prabowo tidak menjelaskan maksudnya lebih lanjut.

"Pihak paslon 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi KPU itu dilaksanakan pada waktu yang janggal, di luar kebiasaan," ujar Prabowo dalam jumpa pers di Jalan Kertanegara, Selasa siang.

KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa dini hari tadi.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi - Maruf Amin sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo - Sandiaga Uno sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan 16.957.123 atau 11 persen suara. (Kompas.com/Abba Gabrillin)

Mengapa Hasil Penghitungan Manual dan Situng KPU Beda? Ini Daerah-daerah yang Berbeda dan Alasannya

Kontroversi Hasil Pilpres 2019 KPU Jokowi dan Prabowo, Kegaduhan Sidang Pleno hingga Heboh di Medsos

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved