Ulama, Habib dan Pimpinan Ponpes di Subang Berkumpul, Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Isu

Pertemuan itu juga sekaligus membicarakan Indonesia pasca-Pemilu 2019 dan pasca-pengumuman resmi KPU atas Pemilu 2019.‎

Ulama, Habib dan Pimpinan Ponpes di Subang Berkumpul, Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Isu
haryanto/tribun jabar
Acara pertemuan ulama, habib, dan pimpinan pondok pesantren di Subang, Senin (20/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pertemuan ulama, habib, dan pimpinan pondok pesantren digelar di Gedung Wisma Haji, Jalan Arief Rahman Hakim, Kabupaten Subang, Senin (20/5/2019). Pertemuan itu sekaligus buka puasa bersama.

Pertemuan itu juga sekaligus membicarakan Indonesia pasca-Pemilu 2019 dan pasca-pengumuman resmi KPU atas Pemilu 2019.‎

Ketua MUI Kabupaten Subang, Moh Musa Muttaqin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk menjaga dan memelihara kesatuan Republik Indonesia.

"Latar belakang pertemuan ini banyak isu maupun informasi yang di dapat masyarakat dapat memecah belah bangsa. Menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Subang supaya tidak terprovokasi dengan adanya isu apapun yang tengah berkembang," katanya disela kegiatan.

Musa mengatakan, tidak dipungkiri pascapemilu ini, masyarakat disuguhi beragam informasi mengandung unsur provokasi.

Sehingga, peran ulama harus hadir di tengah situasi itu untuk menenangkan.

Hasil Pilpres 2019: Jokowi-Maruf Amin Menang 55,50 Persen, Bandingkan dengan Lembaga-lembaga Survei

Penetapan Jokowi-Maruf Amin Jadi Pemenang Pilpres Tergantung Kubu Prabowo, Seperti Ini Prosesnya

Hasil Akhir Pilpres 2019: Jokowi-Maruf Amin Menang dengan Selisih Hampir 17 Juta Suara

"Kami harus hadir untuk menenangkan masyarakat supaya tidak terjadi perpecahan melahirkan konflik. Masyarakat harus pandai dalam memilah berbagai informasi atau pun isu yang tengah berkembang," ujar dia.

MUI yang merupakan salah satu wadah yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketentraman seluruh wilayah di NKRI, menolak, mengajak masyarakat untuk tidak terpancing hal-hal yang berniat memecah belah bangsa.

"Kita doakan saja, tanggal 22 Mei dimana di umumkannya hasil Pemilu 2019 berjalan dengan lancar dan kondusif," katanya.

Kepala Kemenag Kabupaten Subang Abdulrahim pun mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga Kerukunan beragama.

Pertemuan tersebut dihadiri hingga 200-an tokoh agama, itu terlihat dari daftar hadir yang diisi oleh peserta pertemuan. ‎

"Mari bersama kita jaga persaudaraan bersama. Ianga di corengin dengan provokasi yang ingin memecah belah persatuan kita semua," kata dia. ‎

Penulis: Haryanto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved