Gerakan Anak Bangsa Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Dukung KPU

Kondisi Bangsa kita saat ini cenderung terpetakan oleh dinamika politik. Perbedaan pandangan justru menjadi potensi pemecah belah bangsa

Gerakan Anak Bangsa Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Dukung KPU
Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
Atas nama anak bangsa yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Forum Silaturahmi Pemuda (Forsip), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), berkumpul di Monju, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gerakan pemuda dan mahasiswa yang terhimpun dalam nama Anak Bangsa, menilai bahwa kondisi Bangsa Indonesia saat ini cenderung terpetakan oleh dinamika politik di Indonesia.

"Kondisi Bangsa kita saat ini cenderung terpetakan oleh dinamika politik. Perbedaan pandangan justru menjadi potensi pemecah belah bangsa," kata perwakilan Anak Bangsa, Ketua GMKI Cabang Bandung Goldy Christian, Selasa (21/5/2019).

Goldy Christian berpendapat bahwa, Mahasiswa dan Pemuda harus bisa dan selalu menjaga keutuhan Bangsa serta perdamaian seluruh Rakyat Indonesia.

Masih hangat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2019, atas nama anak bangsa yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Forum Silaturahmi Pemuda (Forsip), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) , dengan sadar menyatakan :

BREAKING NEWS: Paslon 02 Prabowo dan Sandiaga Uno Tetap Tolak Hasil Pilpres 2019 yang Curang

1. Mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia secara umum, dan Kota Bandung secara khusus, untuk menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan.

2. Mengimbau kepada masyarakat, dan pihak-pihak terkait untuk menghormati hukum dan tidak terprovokasi oleh informasi bersifat provokatif yang akan membuat perpecahan.

3. Mendukung KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri untuk bekerja dan mslaksanakan tugasnya secara profesional.

Jelang 22 Mei, Masyarakat Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih demi Jaga Persatuan

4. Turut berdukacita atas gugurnya Pahlawan demokrasi selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

5. Mengimbau kepada insan media untuk objektif dalam menyampaikan informasi, agar masyarakat tidak bias menanggapi isu-isu nasional.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved