Telkom University Gelar Tel-U Charity Festival, Buka Bersama dan Santuni 500 Anak Yatim Piatu

Telkom University menggelar Tel-U Charity Festival bertema "Indahnya Ramadan Berbagi Menuai Berkah" untuk meringankan beban anak yatim piatu

Telkom University Gelar Tel-U Charity Festival, Buka Bersama dan Santuni 500 Anak Yatim Piatu
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Telkom University menggelar Tel-U Charity Festival dengan tema "Indahnya Ramadan Berbagi Menuai Berkah". Buka bersama dan beri santunan 500 anak yatim piatu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BOJONGSOANG- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan membantu meringankan beban anak yatim piatu, di bulan Ramadan, Telkom University menggelar Tel-U Charity Festival bertema "Indahnya Ramadan Berbagi Menuai Berkah".

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi antara PT Telkom Indonesia, Yayasan Pendidikan Telkom, Tel-U, DKM Syamsul Ulum dan UKM Astacala. Salah satu acara puncak yakni buka bersama dan santuni 500 anak yatim piatu.

Selain itu, Tel-U Charity Festival ini diisi dengan parade Tilawah Al-Quran, tausyiah, dan terakhir ada launching program wakaf (renovasi Masjid Syamsul Ulum) dan hiburan dari Yan Percussion.

"Inti dari buka bersama dan santunan kepada anak yatim ini sebenarnya bentuk kepedulian dari kami. Alhamdulillah, momentumnya di bulan yang baik ini. Kami juga ingin memberikan keceriaan kepada mereka (500 anak yatim)," ujar Rektor Telkom University, Adiwijaya di Telkom University, Senin (20/5/2019).

Menurut Adiwijaya, semua orang yang berkontribusi pada acara tersebut derajatnya diibaratkan dekatnya dua buah jari tangan.

"Seperti apa yang disampaikan Rasulullah. Menyantuni serta mengasihi anak yatim adalah suatu anjuran apalagi di bulan yang penuh berkah ini," katanya.

Pada acara tersebut juga dilakukan soft launching program wakaf renovasi Masjid Syamsul Ulum yang lokasinya berada di lingkungan Kampus Tel-U. Program tersebut salah satunya atas dukungan dari para alumni Telkom University.

Sahabat Jalanan HDCI Bandung Gelar Charity Ramadan, Buka Bersama dan Santuni Anak-anak Yatim Piatu

Lestarikan Budaya Jawa, UKM Djawa Tjap Parabola Telkom University Gelar Ludruk dengan Lakon Ini

"Kami selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih. Support dari rekan-rekan alumni, bukti bahwa alumni senantiasa mengingat almamaternya. Semoga program wakaf dengan merenovasi masjid ini bisa tumbuh lebih cepat akselerasinya," tuturnya.

Alumnus Tel-U, Edi Witjara mengatakan, para alumni ingin mulai berbakti kepada kampus dan mengajak kepada semua alumni yang jumlahnya sudah lebih dari 45 ribu orang di luar kampus, untuk mendukung dan menyukseskan setiap program kampus mereka.

"Ini program yang berkelanjutan. Tahun lalu kegiatan yang sama juga sudah digelar. Kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaudaraan pada diri alumni Tel-U, mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Kebetulan momentumnya di bulan yang baik ini," kata Edi.

Selain itu alumni sekaligus Pantia Pembangunan Masjid Syamsul Ulum, A T Hanuranto menuturkan berdirinya masjid tersebut pada 1994 lalu di lingkungan Tel-U merupakan inisiasi para mahasiswa, dan mulai digunakan pada 1998.

"Pada kala itu pembangunan Masjid Syamsul Ulum ini menghabiskan anggaran Rp 1 Miliar. Salah satu bangunan paling megah di kampus ini waktu itu," kata Hanuranto.

Seiring pertumbuhan dan perkembangan yang semakin besar, dari 30 ribu lebih mahasiswa Tel-U, 24 ribu lebih di antaranya pemeluk agama Islam. Sehingga, kata dia, dengan kapasitas masjid yang hanya menampung jamaah 3000 orang itu dirasa kurang.

"Kami merencanakan kapasitasnya naik 4 sampai 5 kali dari sekarang. Dan ke depannya visi masjid berubah, sebelumnya Masjid terbaik di Bandung Selatan, jadi Masjid Kampus Dunia, untuk peradaban," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved