Polisi Gagalkan Keberangkatan Massa Aksi 22 Mei ke Jakarta, Pakai Nama Tour Jihad Jakarta

Polisi gagalkan upaya keberangkatan massa ke Jakarta untuk ikuti aksi 22 Mei. Ada yang pakai nama Tour Jihad Jakarta.

Polisi Gagalkan Keberangkatan Massa Aksi 22 Mei ke Jakarta, Pakai Nama Tour Jihad Jakarta
Kompas.com/Achmad Faizal
Sweeping penumpang di Terminal Purabaya Sidoarjo, Sabtu (18/5/2019) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Polda Jawa Timur menghentikan keberangkatan massa yang akan berangkat ke Jakarta.

Penyelenggara memakai nama Tour Jihad Jakarta untuk memberangkatkan massa mengikuti aksi tanggal 22 Mei.

Hingga sepekan sebelum keberangkatan, penyelenggara sudah berhasil menghimpun 44 orang calon peserta.

Mereka akhirnya gagal berangkat karena kegiatan tersebut terendus polisi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, Tour Jihad Jakarta menghimpun 44 calon peserta.

"Sudah ada 44 orang yang akan ikut, tapi baru 36 orang yang sudah membayar," kata Luki, Minggu (19/5/2019) di Mapolda Jawa Timur.

Demi alasan keamanan, pihaknya meminta kegiatan tersebut dihentikan.

"Sudah kami minta untuk dihentikan dan uangnya dikembalikan," ujar Luki.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur menemukan upaya mobilisasi massa untuk menghadiri aksi menyikapi hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei di Jakarta.

Mobilisasi massa tersebut dikemas dengan tema "Tour Jihad Jakarta" dari Surabaya.

Halaman
123
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved