Dishub dan Polres Cianjur Siapkan 12,6 Kilometer Jalur Alternatif dari Bandung ke Cianjur Kota

Dishub Kabupaten Cianjur dan Polres Cianjur telah mempersiapkan jalur sepanjang 12,6 kilometer yang bisa dilalui dari arah Bandung menuju Cianjur kota

Dishub dan Polres Cianjur Siapkan 12,6 Kilometer Jalur Alternatif dari Bandung ke Cianjur Kota
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kepadatan kendaraan di depan Ramayana Kabupaten Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur bersama jajaran Polres Cianjur telah mempersiapkan jalur sepanjang 12,6 kilometer yang bisa dilalui dari arah Bandung menuju Cianjur kota pada momen mudik lebaran 2019 ini.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Joni, mengatakan, langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur arteri sebagai dampak diterapkannya one way di jalur tol, pihaknya

Jalur alternatif yang bisa digunakan saat terjadi kemacetan total tersebut bermula dari simpang empat Tungturunan setelah Ciranjang.

Kendaraan kecil akan diarahkan berbelok ke kiri lalu menempuh jarak sekitar 12 kilometer dan keluar dari Jalan KH Saleh Pasar Beas, Cikidang.

603 Delman di Garut Dilarang Beroperasi Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2019

Dari Cikidang kendaraan bisa melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi atau mengambil arah menuju ke Cipanas-Puncak.

Menurutnya persiapan jalur ini hanya untuk kendaraan kecil saja, kalau kendaraan besar masih situasional karena jalur yang dilewati jalannya juga kecil.

"Dari rapat kemarin dengan kepolisian, one way di jalur tol akan berdampak ke jalan arteri termasuk di Cianjur, kami kemarin survei dengan Kapolres dan Dinas Pekerjaan Umum kami memberi solusi mengambil alternatif dari Pasar Beas Tanjungsari belok ke Selajambe," kata Joni ditemui di Kantor Dishub Cianjur Jalan Raya Cianjur-Bandung, Senin (20/5/2019).

Ia mengatakan, agar tak terjadi penumpukan kendaraan, maka akan diberlakukan buka tutup jalur di kawasan Haurwangi sebelum perlintasan rel kereta api atau sebelum memasuki Kecamatan Ciranjang.

"Jika terjadi kepadatan, maka akan diberlakukan buka tutup, dari timur kawasan Haurwangi menjadi tempat dimana akan dilakukan buka tutup jalur," ujar Joni.

Menurut Joni kemungkinan besar, saat arus mudik kendaraan yang melintas ke arah Bandung akan di one way kan dari Cianjur sampai Ciranjang. "Kalau macet dan padat sekali maka diberlakukan one way dari arah Cianjur menuju Bandung," katanya.

Polres Sumedang Imbau PKL di Jalan Bandung-Garut Setop Jualan Selama Arus Mudik karena Bikin Macet

Joni mengatakan, titik kerawanan kemacetan di wilayah Cianjur di antaranya Ciranjang, Tungturunan, Pacet, Cipanas, Warungkondang, dan Gekbrong.

"Konsentrasi petugas saat ini memang ada di zona merah Sukaluyu-Ciranjang," ujarnya.

Di lokasi ini memang ada beberapa persimpangan tempat bertemunya kendaraan dari arah Bandung, Sukabumi, Cianjur, dan dari Jonggol. Pertemuan tersebut sering mengakibatkan antrean yang berujung kepada kemacetan yang cukup panjang di sepanjang jalur jalan nasional.

Untuk membantu pihak kepolisian, ia mengatakan petugas Dishub sebanyak 35 siap membantu mengatur lalulintas di setiap persimpangan jalan dan titik kemacetan.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved