Pilpres 2019

Tokoh Agama: Gerakan People Power Tidak Logis dan Berpotensi Merugikan Negara

Puasa itu mengendalikan diri sendiri, bukan mengendalikan orang lain. Kita prihatin melihat rencana-rencana yang tidak masuk akal ini.

Tokoh Agama: Gerakan People Power Tidak Logis dan Berpotensi Merugikan Negara
Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
Pendeta GKI Maulana Yusuf, Pdt Wee Willyanto. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf Kota Bandung Pdt Wee Willyanto menegaskan bahwa rencana aksi people power sangat aneh dan tidak logis.

"Sebenarnya TNI dan Polri sudah bergerak dan menjadi inisiator untuk memberhentikan gerakan massa itu. Itu merugikan masyarakat, secara ekonomi juga akan semakin jatuh. Kita ingin negara maju tapi mengkonsep gerakan yang merugikan negara," kata Pdt Wee Willyanto saat membagikan ribuan takjil di Dago, Kota Bandung, Jumat (17/5/2019).

Rohaniawan dari GKI Maulana Yusuf tersebut juga menyarankan agar menghentikan ego dan ambisi untuk mendapatkan kekuasaan, itu menjadi inti dari pesan yang disampaikannya.

Pdt Wee Willyanto mengatakan agar setiap umat menyadari setiap apa yang ada. Bisa mencari apa yang Tuhan rencanakan dalam hidup manusia.Terkadang, Ia mengatakan bahwa apa yang manusia tidak inginkan, itu yang terjadi.

68 Terduga Teroris Ditangkap Tahun Ini Paling Sering Bulan Mei, Akan Serang Kerumunan di 22 Mei?

"Semua yang terjadi terhadap diri kita, pasti Tuhan punya maksud tertentu. Saat ini orang sudah diburu nafsu. Nafsu berkuasa, nafsu ingin merasa benar, dan nafsu ingin menguasai , mengendalikan orang lain," katanya.

Jika dikaitkan dengam situasi bulan suci ramadhan, Pendeta ini menjelaskan bahwa saat ini sedikit berubah. Dahulu, Ia mengatakan bahwa toleransi sangat baik dan indah, saat ini sedikit tercemar karena gerakan-gerakan yang berusaha mengendalikan orang lain.

"Puasa itu mengendalikan diri sendiri, bukan mengendalikan orang lain. Kita prihatin melihat rencana-rencana yang tidak masuk akal ini. Jika ada tokoh yang mengajak gerakan People Power, coba kita bayangkan saja, apakah masyarakat bersatu atau tidak," katanya.

Hasil Rekapitulasi Suara di Jabar, Prabowo-Sandi Menang 60 Persen per 18 Mei, Suara Masuk 81 Persen

Ia yakin dan mengatakan secara tegas, optimis bahwa Sila ketiga, Persatuan Indonesia masih ada dan terlihat di tengah masyarakat Indonesia.

Melalui pemerintah saat ini, Pdt Wee Willyanto yakin bahwa bisa bijaksana dan menegakkan aturan yang ada. Tujuannya agar bangsa ini lebih tertib, teratur, dan hidup bersama di tengah perbedaan yag indah dan damai.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved