Kunjungan Wisata Turun Drastis, Menpar Arief Yahya Ingin Harga Tiket Pesawat Turun Hingga 30 Persen

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menilai harga tiket pesawat masih mahal. Imbasnya kunjungan wisatawan pada destinasi wisata menurun

Kunjungan Wisata Turun Drastis, Menpar Arief Yahya Ingin Harga Tiket Pesawat Turun Hingga 30 Persen
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Menteri Pariwisata Arief Yahya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menilai harga tiket pesawat masih mahal. Imbasnya kunjungan wisatawan pada destinasi wisata menurun hingga 30 persen.

Hal tersebut disampaikan Arief Yahya saat kunjungan ke Kabupaten Bandung, Jumat (18/5/2019). Padahal, ucapnya, harga tiket pesawat sudah diturunkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di angka 12-16 persen.

"Masih mahal benar. Gini ceritanya, dulu harga tiket pesawat (low cost carrier) contoh tarif batas atas Rp 1 juta tapi yang dijual di pasaran adalah 50 persen di atas tarif batas bawah atau sekitar 35 persen," tutur Arief Yahya di Soreang.

"Yang dikenal orang, (harga tiket) Rp 500 ribu contoh dari Jakarta-Surabaya. Nah sekarang diturunkan, tiba-tiba dulu dinaikkan jadi Rp 1 juta semua. Oleh kita (dianggap) naik 100 persen," katanya.

Akibat harga tiket pesawat yang mahal, ucap Arief Yahya,  kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Indonesia yang memakai pesawat turun hingga 30 persen.

Disnakertrans Jawa Barat Bentuk Posko Satgas Pengaduan THR, Berikut Lokasi-lokasinya

Menjelang Mudik Lebaran Maskapai Wajib Turunkan Harga Tiket Pesawat, Paling Lambat Sabtu 18 Mei

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat perkembangan pariwisata yang ada di Indonesia. Karena itu pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Kemenhub.

"Tiap hari saya ketemu Pak Budi Karya (Menteri Perhubungan). Saya masih menginginkan tarif batas atas untuk low cost carier itu masih bisa diturunkan. Karena sepengetahuan saya, tarif batas atas yang low cost carier bisa 85 persen dari tarif batas atas full servis seperti Garuda," kata Arief Yahya.

Arief menginginkan penurunan harga tiket pesawat saat ini di kisaran 12 hingga 16 persen dan jumlah tersebut masih bisa turun mencapai 28 hingga 30 persen.

"Saya menginginkan itu dari 15 persen bisa mencapai sekitar 30 persen," katanya. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved