20 Tahun Hilang, Pria asal Garut Ditemukan di Madiun, Petugas Terpaksa Pakai Google Translate

Setelah dinyatakan hilang selama 20 tahun, pria asal Garut, Jawa Barat, akhirnya ditemukan di Madiun, Jawa Timur.

20 Tahun Hilang, Pria asal Garut Ditemukan di Madiun, Petugas Terpaksa Pakai Google Translate
Surya/Rahadian Bagus Priambodo
Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya, memberikan selamat kepada Agus (berpeci hitam) yang akhirnya dapat bertemu dengan keluarganya setelah 20 tahun berpisah. 

Saat itu, Agus sedang berada di lokasi kegiatan Safari Ramadan yang diihadiri Wali Kota Madiun, Maidi, di Demangan, Kecamatan Taman.

"Saat itu dia ditemukan di parkiran waktu acara Safari Ramadan. Kemudian diamankan oleh petugas Satpol PP, dan dibawa ke Dinsos," katanya.

Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya memberikan selamat kepada Agus (berpeci hitam) yang akhirnya dapat bertemu dengan keluarganya setelah 20 tahun berpisah. SURYA/RAHARDIAN BAGUS
Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya memberikan selamat kepada Agus (berpeci hitam) yang akhirnya dapat bertemu dengan keluarganya setelah 20 tahun berpisah. SURYA/RAHARDIAN BAGUS (Surya/Rahadian Bagus Priambodo)

Setelah diperiksa, ternyata pria tersebut mengalami gangguan jiwa, skizoprenia hebefrenik.

Butuh sekitar dua hari bagi relawan untuk meminta keterangan asal usul pria tersebut.

"Dia hanya bisa bahasa Sunda, karena itu saya pakai Google translate. Dan tidak hanya dilakukan sekali, sehari bisa lebih dari sepuluh kali. Setelah saya mandikan, kasih makan, rokok, saya tanya pelan-pelan, akhirnya diketahui dari mana asalnya," katanya.

Setelah mengetahui asal atau tempat tinggalnya, Bima kemudian memposting foto berikut keterangan mengenai Agus ke facebook.

Andi Arief Ungkit Pilpres 2009 Antara SBY dan Megawati-Prabowo, Singgung Sikap AHY yang Dimasalahkan

VIDEO-Pengunjuk Rasa Salat Ashar di Depan Gedung DPRD Jabar

Hingga akhirnya seorang anggota keluarga Agus membaca postingan tersebut, dan menjemput Agus.

Paman Agus, Ade Supriyatna mengaku sudah mencari Agus selama lima tahun.

Ia menuturkan, Agus hilang sekitar 20 tahun lalu, setelah menjalani pengobatan untuk gangguan jiwa yang dialaminya di Yogyakarta.

"Waktu itu, sudah dinyatakan sehat. Hadi disuruh pulang sendirian, diantar ke terminal. Ternyata tidak sampai rumah," katanya.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved