VIDEO Kuliner Sunda, Nikmat Harga Terjangkau di Dago Panyawangan
Meski tergerus zaman moderen, restoran tersebut tetap konsisten dengan aneka masakan khas bumi Parahyangan.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: yudix
BERLOKASI di Jalan Ir H Juanda No 127, Dago, Kota Bandung, Restoran Dago Panyawangan ini telah berdiri sejak era 90an
Meski tergerus zaman moderen, restoran tersebut tetap konsisten dengan aneka masakan khas bumi Parahyangan.
Menu yang paling diunggulkan di sana adalah gurame dua rasa (bawang putih & tumis cabe rawit), gurame bakar, sup gurame, bebek goreng sambal matah, nasi timbel bebek, kerang hijau bakar, udang bumbu kemangi, ikan baronang bakar pedas, pepes ikan mas, aneka sate, aneka sup, aneka sayur, dan lainnya.
Khusus sambalnya, anda bisa memilih sambal matah dan sambal cobek yang rasanya cukup pedas.
Selain makanannya, minuman yang disediakan pun juga beragam. Di antaranya es gamelan (cendol, kelapa muda, alpukat, ketan hitam, nangka, gula Jawa, dan santan), es dawegan, twin mosnter (taro thai tea, red velved, es kopi aren, dan chocolate), aneka jus, dan minuman hangat lainnya.
Soal harga makanannya jangan kawatir bakal menguras dompet, sebab Anda cukup membayar antara Rp 7.900 hingga Rp 199.900 saja.
Sedangkan minumannya, cuma dihargai Rp 3.000 hingga Rp 27.000. Wah cukup terjangkau bukan?
Bangunan di Dago Panyawangan ini didesain ala tradisional Sunda. Hal tersebut terlihat dari bagian depannya yang berbentuk rumah adat Sunda, lengkap dengan anak tangga (Golodog) dan atap Capit Gunting.
Tak hanya itu, interiornya juga dihiasi dengan ornamen bambu dan kayu, serta kain bermotif yang dipasang di atas ruangan (menyerupai kelambu). Sehinga, ornamen-ornamen tersebut dapat menambah kesan indahnya bangunan tradisional Sunda.
Tempat makannya dilengkapi bangku dan meja berbahan kayu khas tempo dulu. Bangku dan menja di sana dapat menampung kurang lebih 180 orang di dalamnya.
Daya tarik lainnya di Dago Panyawangan ini yaitu turut meyediakan area lesehan. Suasana di lesehan tersebut layaknya pondok-pondok yang ada di pedesaan lho!
Dago Panyawangan juga dilengkapi fasilitas penunjang lainnya. Yaitu wifi gratis, parkir yang cukup luas, smoking area, non Smoking area, Musholla, ruang VIP (maksimal 12 orang), dan delevery service.
Manager Dago Panyawangan, Natalia, menuturkan, menu masakan khas Sunda yang ditatawarkan di sana tetap sama dan tidak mengalami perubahan signifikan.
"Paling kami cuma menambah atau mengganti beberapa menu terbaru, khususnya di hidangan penutup atau menu minuman. Seperti halnya menu es gamelan yang baru kami hadirkan pada 2018 lalu," ujar Natalia kepada Tribun Jabar, ditemui di Dago Panyawangan, Kamis (16/5/2019) sore.
Natalia mengaku, alasan dipertahankannya menu-menu lama, agar pelanggan mereka bisa membasuh kerinduannya saat bertandang kembali ke Dago Panyawangan.
"Makan enak dan murah belum lengkap rasanya jika tidak didukung tempat yang nyaman. Wajar bila Dago Panyawangan ini bikin rindu para pelanggan kami," tutur Natalia.
Ia menambahkan, target utama Restoran Dago Panyawangan adalah segmentasi keluarga. Meski begitu, kalangan usia remaja juga cocok makan di sini.
"Kenapa keluarga, karena rata-rata menu yang ditawarkan di sini cocok untuk semua kalangan. Bahkan kami juga menawarkan menu ala botram dan beberapa paket makanan yang bisa dipesan oleh rombongan keluarga," kata Natalia.
Jam operasional Restoran Dago Panyawangan dibuka setiap hari pada pukul 10.00 sampai 23.00.
Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=rBPSmQF2SUA&feature=youtu.be
Penulis: Fasko Dehotman
Video Production: Wahyudi Utomo