Kasus Ujaran Kebencian

Tersangka Muhammad Aufar Tulis People Power dan Korban Tewas 200 Orang, di Depan Polisi Menciut

Isu people power yang diuanggah Muhammad Aufar menceritakan akan ada 200 orang korban dalam gerakan tersebut, ternyata dari sumber tak jelas.

Tersangka Muhammad Aufar Tulis People Power dan Korban Tewas 200 Orang, di Depan Polisi Menciut
(Kompas.com/HIMAWAN )
MA (29) saat ditangkap polisi dalam kasus ujaran kebencian melalui ITE di Mapolda Sulsel, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, MAKASSAR - Tersangka ujaran kebencian Muhammad Aufar (29) alias MA, memberikan keterangan yang mengejutkan.

Isu people power yang diuanggah Muhammad Aufar menceritakan akan ada 200 orang korban dalam gerakan tersebut, ternyata didapatkan dari infomasi yang tidak jelas sumbernya.

Muhammad Aufar kepada penyidik polisi di Mapolda Sulsel, mengaku mendapatkan informasi tersebut dari cerita-cerita yang beredar di Facebook.

Muhammad Aufar (29) alias MA tak berdaya setelah diperhadapkan polisi saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Jumat (17/5/2019).

MA mengaku hanya menyampaikan unek-uneknya karena merasa Pemilu 2019 dinilai curang.

"Kalau menyadari tentu saya sadari saat update buat status dan saya tahu kalau saya salah," kata MA ketika diwawancara awak media.

Ponpes Raudlatul Tholibien Indramayu Tolak Wacana People Power, Bisa Memecah Belah Bangsa

MA mengaku mendapatkan informasi bahwa akan ada korban jiwa saat people power dari berita-berita yang beredar di beranda Facebook-nya. Karena merasa terhasut dan ingin meluapkan unek-uneknya secara pribadi.

"Saya sadar dan saya siap akan konsekuensinya," imbuhnya.

Tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel mengamankan Muhammad Aufar (29) dalam kasus dugaan ujaran kebencian melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

MA diamankan usai mengunggah sebuah status di akun Facebook-nya yang mengajak orang-orang untuk ikut gerakan people power 22 Mei mendatang.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved