Pendidikan

Kritisi Kepala Sekolah, Siswa Berprestasi di Lombok Timur Tak Diluluskan, Berikut 8 Faktanya

Aldi Irpan siswa SMAN 1 Sambalum Lombok Timur tidak diluluskan kepala sekolah SMAN 1 Sembalun karena mengkritisi kebijakan sekolah, simak 8 faktanya.

Kritisi Kepala Sekolah, Siswa Berprestasi di Lombok Timur Tak Diluluskan, Berikut 8 Faktanya
Ilustrasi UN dan Tolak Ukur Pendidikan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aldi Irpan, siswa kelas XII jurusan IPS SMAN 1 Sambalun, Lombok Timur tak memiliki nasib baik terkait kelulusan UNBKnya.

Rupanya Aldi Irpan tak diluluskan kepala sekolahnya lantaran protes terhadap kebijakan Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, Sadikin Ali.

Protes tersebut Aldi Irpan unggah melalui akun Facebook-nya pada 16 Januari 2019 lalu.

Dalam unggahannya tersebut, Aldi Irpan memprotes kepala sekolah yang memulangkan satu dari siswa SMAN 1 Sembalun karena terlambat.

Hal itu dikarenakan siswa tersebut harus berjuang melewati jalan rusak dan longsor untuk berangkat sekolah.

Sehingga Aldi berpendapat bahwa seharusnya kepala sekolah mengetahui keadaan tersebut. 

Siswi SMA Kristen 1 BPK Penabur Ini Berhasil Raih Peringkat 3 Terbaik UNBK Se-Jabar

Berikut 8 fakta terkait kasus Aldi Irpan yang tidak diluluskan kepala sekolahnya, akibat mengkritisi kebijakan kepala sekolah, dikutip Tribunjabar.id dari Kompas.com.

1. Alasan protes Aldi kepada kepala sekolah

Saat itu Aldi memprotes kepala sekolah yang memukul dan melempar bak sampah kepada rekannya bernama Holikul Amin.

Alasan kepala sekolah melempar bak sampah dan memukul Holikul karena menggunakan jaket di lingkungan sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved