Warung Remang-remang Masih Buka di Bulan Ramadhan, Polisi Ciduk 2 PSK dan 1 Pria Hidung Belang

Polisi menciduk dua orang pekerja seks komersial (PSK) dan seorang pria hidung belang di sebuah warung remang-remang yang masih buka saat Bulan Ramadh

Warung Remang-remang Masih Buka di Bulan Ramadhan, Polisi Ciduk 2 PSK dan 1 Pria Hidung Belang
Sripoku.com/Mat Bodok
Kasat Pol PP Banyuasin Drs Indra Hadi MSi didampingi Kabid Penegak Perda Abdul Aziz didampingi Kasi Perda Bustanil Arifin MSi mengamankan dua orang wanita dan seorang pria. 

TRIBUNJABAR.ID, BANYUASIN – Polisi menciduk dua orang pekerja seks komersial (PSK) dan seorang pria hidung belang di sebuah warung remang-remang yang masih buka saat Bulan Ramadhan, di Banyuasin, Kamis (16/5/2019).

Warung remang-remang itu berlokasi di Jalan Lingkar Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

“Ya benar kami amankan dua wanita yang diduga PSK dan satu pria yang merupakan penjaga warung,” kata Kasat Pol PP Banyuasin,Indra Hadi, didampingi Kabid Penegak Perda, Abdul Aziz, dan Kasi Perda Bustanil Arifin MSi.

Jelang Ramadhan, Satpol PP Purwakarta Intensif Razia Miras dan Prostitusi

Terkait nama orang yang diamankan, disebutkan Abdul, ada dua wanita dan satu pria berinisial R, warga Pangkalan Balai dan M warga Kecamatan Rantau Bayur serta P pria yang dipercaya menjaga warung diamankan saat berada di dalam warung.

Kedua wanita tersebut diduga sedang menunggu pria hiidung belang.

“Wanita dan pria itu langsung kami gelandang ke Markas Sat Pol PP Banyuasin untuk diintrogasi. Dari pengakuannya memang benar keduanya sedang menunggu pria hidung belang,” tutur Indra.

Menurut Indra, pihaknya akan memanggil pemilik warung dan berharap akan membongkar sendiri warung tersebut.

“Jika tidak maka kami akan bertindak tegas melakukan pembongkaran paksa warung tersebut,” tegas Indra.

Padahal, kata Indra, pemerintah sudah memberikan surat edaran untuk tidak membuka warung menyambut bulan puasa.

Lagi-lagi Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Saat Ramadhan, Satu Orang Dijemput Suaminya

Ia mengatakan bahwa keberadaan warung tersebut sering dikeluhkan masyarakat.

“Bahkan anggota kita sendiri sudah invertigasi, bulan ramadan seperti ini masih tetap buka,” ucapnya. 

Pemilik warung tadi, tambah Abdul melanggar Perda nomor 33 tahun 2005 tentang larangan penyalahgunaan tempat tertentu dan fasilitas umum bagi pembuat maksiat dalam Kabupaten Banyuasin.

“Melanggar Perda nomor  2 tahun 2015 tentang pencegahan dan penyalahgunaan narkotika pisikotropika dan zat adiktif lainnya," jelasnya.

Razia tersebut dilakukan di dua tempat yakni, wilayah Banyuasin III dan Kecamatan Sembawa.

“Razia terus akan kami tingkatkan untuk ketentraman dan ketertiban dalam bermasyarakat," tegas Abdul. (Sripoku.com/Mat Bodok)

Satpol PP Karawang Gerebek Rumah Kos, 24 Pasangan Diduga Mesum Digiring ke Kantor Satpol PP

Viral Video Asusila ABG Mesum di Mobil dan Direkam Temannya, Diduga Pelajar di Denpasar

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved