Terungkap Penyebab Sugeng Alami Gangguan Jiwa, Padahal Dulu Penjahit dan Orang yang Kreatif

Sugeng yang dulunya adalah penduduk Jodipan kini harus hidup sebatang kara karena telah ditinggal oleh sanak saudara dan keluarganya.

Terungkap Penyebab Sugeng Alami Gangguan Jiwa, Padahal Dulu Penjahit dan Orang yang Kreatif
polres malang kota
Sugeng Angga Santoso, pelaku mutilasi yang jasadnya ditemukan di Pasar Besar Malang. Sugeng diketahui memiliki gangguan jiwa. 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Sugeng Angga Santoso, terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang terhadap seorang wanita yang potongan tubuhnya ditemukan di bekas gerai Matahari Department Store Pasar Besar Malang, dianggap memiliki gangguan jiwa oleh warga Jodipan, Kota Malang.

Sugeng yang dulunya adalah penduduk Jodipan kini harus hidup sebatang kara karena telah ditinggal oleh sanak saudara dan keluarganya.

 

Terlebih sejak dia ditinggal meninggal dunia oleh kedua orangtuanya, Sugeng sering hidup menyenderi dan perilakunya tidak seperti orang lain pada umumnya.

Narto (51) tetangga Sugeng sewaktu tinggal di Jodipan dulu, mengatakan, bahwa gangguan jiwa yang dimiliki Sugeng berawal ketika dia tiba-tiba menyukai adiknya sendiri.

Warga dari dulu sudah curiga dengan gerak-gerik Sugeng yang aneh ketika dia sedang bersama dengan adiknya.

Dicontohkan Narto, sewaktu sedang berada di rumah, tingkah laku Sugeng seperti bukan sebagai kakak.

Namun lebih seperti pacar dan Sugeng selalu menempel adiknya terus ke mana-mana.

Muhammad Luthfi, Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan saat menunjukkan tempat tidur Sugeng di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. Kamis (16/5) Sugeng merupakan terduga pelaku mutilasi di Matahari Pasar Besar Kota Malang.
Muhammad Luthfi, Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan saat menunjukkan tempat tidur Sugeng di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. Kamis (16/5) Sugeng merupakan terduga pelaku mutilasi di Matahari Pasar Besar Kota Malang. (suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

"Dulu kalau di rumahnya itu sudah kayak pacarnya sendiri. Tiap kali adiknya Sugeng ini bawa pacar, mesti selalu konflik dengan Sugeng. Dan itu terjadi berulang kali," ucapnya Narto kepada Suryamalang.com (Grup Tribunmadura.com), Kamis (16/5/2019).

Meski demikian, Narto tidak ingat kapan persisnya kejadian tersebut.

Narto juga tak ingat nama dari adiknya Sugeng, karena sempat dipindahkan dari Jodipan.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved