Breaking News:

Pilpres 2019

Seruan People Power Diubah Jadi Gerakan Kedaulatan Rakyat, Apa Bedanya? Ini Kata BPN Prabowo-Sandi

Kubu paslon nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno mengubah seruan people power jadi gerakan kedaulatan rakyat.

Kolase Tribun Jabar (Instagram/@prabowo/@amienraisofficial)
Prabowo Subianto dan Amien Rais. 

TRIBUNJABAR.ID - Kubu paslon nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno mengubah seruan people power jadi gerakan kedaulatan rakyat.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional atau PAN, Amien Rais pun telah mengumandangkan mengenai berubahnya seruan people power jadi gerakan kedaulatan rakyat ini.

Lantas, apa bedanya people power dan gerakan kedaulatan rakyat?

Anggota Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Novel Bamukmin menjelaskan, tujuan people power dan gerakan kedaulatan rakyat sebenarnya sama.

Habib, Ulama, & Pimpinan Pesantren se-Jabar Kumpul di Bandung, Bahas Begini Soal People Power

Seruan tersebut diganti lantaran istilah people power, menurut pihaknya, kerap diasumsikan dengan makar.

"Harus diganti dengan kedaulatan rakyat, tujuannya sama kita meminta hanya satu, keadilan, tak lebih dari itu," ujarnya di tayangan Youtube Mata Najwa, dikutip TribunJabar.id pada Kamis (16/5/2019).

Lebih lanjut Novel Bamukmin menjelaskan, keadilan itu akan dituntut pihaknya melalui cara-cara yang konstusional.

Seperti apa yang dikatakan Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Dasco Ahmad di depan Bawaslu, kata Novel, bahwa BPN akan menuntut keadilan di jalur konstitusional.

Habib Novel Bamukmin saat hadir di ruang persidangan Buni Yani sebagai saksi, Selasa (22/8/2017).
Habib Novel Bamukmin saat hadir di ruang persidangan Buni Yani sebagai saksi, Selasa (22/8/2017).  (Dokumentasi TribunJabar.id)

"(Kami tidak akan) memenuhi cara-cara, jalur-jalur jalanan," ujar Novel.

Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga Uno Ahmad Riza Patria juga ikut menjelaskan mengenai penggantian seruan people power jadi gerakan kedaulatan rakyat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved