Polisi Tangkap 3Terduga Pelaku Penyiraman Air Panas Terhadap ART, Bermula dari Cari Gunting

Polisi menangkap tiga terduga pelaku penyiraman air panas kepada asisten rumah tangga (ART) bernama Eka Febriyanti, Rabu (15/5/2019).

Polisi Tangkap 3Terduga Pelaku Penyiraman Air Panas Terhadap ART, Bermula dari Cari Gunting
dokumentasi polda bali/Tribu Bali
Polda Bali tangkap tiga terduga pelaku penyiraman air panas, korban Eka Febriyanti luka melepuh di punggung 

TRIBUNJABAR.ID, DENPASAR- Polisi menangkap tiga terduga pelaku penyiraman air panas kepada asisten rumah tangga (ART) bernama Eka Febriyanti, Rabu (15/5/2019).

Kasus penyiram air panas Eka Febriyanti terjadi di gang sebelah Indomart, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (7/5/2019).

Selain asang majikan, ada dua orang lain lagi yang ikut menyiramkan air panas ke Eka Febriyanti.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Bali, Kombes Andi Fairan mengungkapkan, ketiganya ditangkap setelah dilaporkan oleh korban yang datang bersama tim pengacaranya, Rabu (15/5/2019) siang pukul 14.00 Wita.

Mereka ditangkap anggota Dit Reskrimum Polda Bali bersama penyidik dari Polres Gianyar di kediamannya di Desa Buruan, tak jauh dari Stadion Kapten Dipta, Gianyar.

Ketiganya tidak melawan dan mengakui perbuatan mereka. "Ketiganya sudah dibawa ke Polda Bali," kata Andi Fairan tadi malam.

Majikan di Bali Siram Pembantu Pakai Air Panas, Sang PRT Kabur Lompati Pagar

Terminal Leuwipanjang & Cicaheum Sudah Siap Layani Pemudik, Tersedia 844 Bus untuk Angkut Pemudik

Tiga terduga pelaku yang ditangkap ini adalah pemilik rumah sekaligus sang majikan, Desak Made Wiratiningsih, seorang ART bernama Santi Yuni Astuti, dan satpam rumah bernama Kadek Erik Diantara.

 Hingga tadi malam polisi belum menetapkan status tersangka pada ketiga terlapor.

''Apakah status terlapor ini nantinya dinaikkan menjadi tersangka, masih belum. Kasus sementara masih kita dalami. Yang jelas sudah kita amankan,'' kata Andi Fairin.

“Saat ini ketiganya menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Dit Reskrimum Polda Bali dengan kasus dugaan tindak KDRT terhadap asisten rumah tangga DSW yakni EF. Ketiganya akan dikenakan Pasal 44 UU RI No 23 Th 2004 tentang PKDRT,” ujar Andi Fairan.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved