Mekanik Marc Marquez dan Valentino Rossi Putar Otak Ubah Setingan Motor untuk MotoGP Prancis

Sirkuit Le Mans menuntut para mekanik MotoGP memutar otak mengatur setingan berbeda untuk motor masing-masing pembalap yang akan balapan pada Minggu (

Mekanik Marc Marquez dan Valentino Rossi Putar Otak Ubah Setingan Motor untuk MotoGP Prancis
MotoGP
Silvano Galbusera dan Valentino Rossi menyukai sirkuit Le Mans untuk MotoGP Prancis 

TRIBUNJABAR.ID - Sirkuit Le Mans menuntut para mekanik MotoGP memutar otak mengatur setingan berbeda untuk motor masing-masing pembalap yang akan balapan pada Minggu (19/5/2019).

Pasalnya, sirkuit sepanjang 4,2 kilometer itu memiliki beragam karakter semisal tikungan cepat di sektor 1 dan juga tikungan pelan serta tikungan berganti arah di sektor terakhir.

Untuk itu, Chief Mechanic harus mampu meracik motor untuk bisa unggul di sirkuit yang diaspal ulang tahun lalu itu.

"Kamu harus men-setting motor untuk di sektor sebagian akhir sirkuit ketimbang di tikungan pertama," kata Santi Hernandez selaku Chief Mechanic Marc Marquez.

"Tentu saja di tikungan pertama akan kehilangan waktu, tetapi kamu akan mendapatkan lebih baik dalam pengereman dan stabilitas dan tentunya akselerasi dimana kamu akan mendapatkan waktu lebih baik. Di sini kami akan lebih fokus," tambah Santi Hernandez.

Memang di sektor 1 selepas start, para pembalap akan disuguhkan tikungan patah ke kiri yang biasanya dibutuhkan gigi 1.

JADWAL LIVE STREAMING MotoGP Perancis 2019 - Sirkuit Le Mans

Namun selebihnya, banyak tikungan berkarakter rolling speed hingga nanti kembali lagi menemukan tikungan patah di dua tikungan terakhir.

"Ini adalah salah satu sirkuit di kalender di mana kami menderita lebih," kata Santi.

Jika Santi Hernandez lebih mencari seting untuk Honda RC213V Marc marquez di bagian pertengahan hingga akhir sirkuit Le Mans, maka Silvano Galbusera dari Monster Energy Yamaha MotoGP punya sudut pandang beda. 

"Normalnya wheelie menjadi masalah, tetapi cengkraman membuat sedikit spin dan membuat lebih mudah untuk mencari seting terbaik untuk akselerasi tanpa harus alami keausan ban," kata Silvano Galbusera kepala mekanik Valentino Rossi.

Karena menurut Silvano Galbusera, jika alami spin berlebih maka performa ban akan menurut sangat cepat,

"Dan kami akan menderita di balap," tutupnya.

"Untuk kami dan Yamaha menyukai Le Mans. Beruntung juga Valentino juga menyukai Le Mans, jadi sedikit beruntung lebih mudah jika dibandingkan dengan trek lain," ujar Galbusera.

Nah, siapa yang kira jeli untuk mengakali kondisi sirkuit Le Mans yang legendaris itu. (OtoRace/Eka Budhiansyah)

Penonton Rusuh di Laga Pembuka Liga 1 2019, Penonton Lempar ke Lapangan dan Ratu Tisha Jadi Korban

Demi Jaga Persaingan Juara, Andrea Dovizioso Pastikan Diri Bisa Tampil Maksimal di MotoGP Perancis

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved