Dahulukan Makan Kurma untuk Berbuka Puasa, Begini Penjelasan Medisnya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa buah kurma sebelum melaksanakan shalat.

shutterstock
Buah kurma. 

Saat tidak berpuasa, konsumsi kurma sebelum makan akan memuaskan sensasi lapar, yang pada gilirannya membantu menghindari makan berlebihan. Jadi sangat cocok untuk diet harian dan menu menurunkan berat badan.

Manfaat kurma tak sampai disitu, dilansir dari aboutislam.net, selain rasanya yang enak, kurma dapat bermanfaat dalam mengobati sembelit, diare, dan gangguan usus, dan mereka dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Kurma juga merupakan sumber zat besi, kalium (150mg dalam 100g), magnesium (penting untuk penggunaan otot sukarela), belerang, tembaga, kalsium dan fosfor (penting dalam membangun otot dan jaringan saraf), bersama dengan berbagai vitamin, termasuk tiamin , riboflavin, biotin, asam folat dan askorbat. Air 13,8% dan protein sekitar 3%.

Satu kilogram kurma memberi tubuh 3470 kalori tak lama setelah memakannya.

Energi ini akan memuaskan nafsu makan kita, yang sangat penting terutama saat berbuka puasa.

Nah, itulah alasannya secara gama juga medis, mengapa kurma yang harus menjadi santapan pertama saat buka puasa.(GridHEALTH.id)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved